Kesehatan

10 Buah untuk Asam Lambung, Menyehatkan dan Bisa Dicoba

Alfin Hidayat
×

10 Buah untuk Asam Lambung, Menyehatkan dan Bisa Dicoba

Sebarkan artikel ini
buah untuk asam lambung
Ilustrasi foto: Pexels.com/Ian Turnell

Penyakit asam lambung, juga dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD), berikut penjelasan gejala, penyebab, dan konsumsi buah untuk asam lambung.

BARISAN.CO – Penyakit asam lambung, juga dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD), adalah kondisi yang cukup umum yang memengaruhi sistem pencernaan seseorang. Dalam artikel ini, akan menjelaskan gejala, penyebab, dan konsumsi buah untuk asam lambung.

Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh lambung untuk mencerna makanan. Biasanya, ada katup kecil antara perut dan kerongkongan yang disebut sfingter esofagus bawah, yang membantu mencegah asam lambung naik ke atas.

Kasus penyakit asam lambung, sfingter ini mungkin tidak berfungsi dengan baik, memungkinkan asam lambung dan isinya mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan.

Gejala utama penyakit asam lambung adalah sensasi terbakar di dada, yang sering disebut sebagai heartburn atau “panas dalam”.

Selain itu mengalami nyeri atau sensasi terbakar, ini biasanya terjadi setelah makan, terutama makanan yang berlemak atau pedas, atau saat berbaring.

Juga heartburn, penyakit asam lambung juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti regurgitasi (asam lambung naik ke tenggorokan atau mulut), dispepsia (perasaan kembung, mual, atau tidak nyaman di perut), batuk kronis, sulit menelan, dan kadang-kadang sakit dada yang mirip dengan gejala serangan jantung.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit asam lambung. Salah satunya adalah kelemahan pada sfingter esofagus bawah yang memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Hiatal hernia, kondisi di mana bagian atas perut meluncur ke rongga dada melalui lubang diafragma yang melemah, juga dapat menyebabkan refluks asam.

Diet dan gaya hidup yang tidak sehat, seperti makan makanan berlemak, pedas, asam, minuman berkafein, alkohol, dan merokok, dapat memicu gejala asam lambung.

Obesitas juga merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan tekanan pada perut, sehingga memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain itu, kehamilan juga dapat menyebabkan refluks asam akibat perubahan hormonal dan tekanan pada perut.

Untuk mengelola penyakit asam lambung, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil, sepeti perubahan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi gejala.

Hal ini meliputi menghindari makanan pencetus seperti makanan pedas, berlemak, asam, dan minuman berkafein.  Disarankan untuk makan porsi lebih kecil tapi lebih sering, menghindari makan sebelum tidur atau berbaring, dan meninggikan posisi tidur dengan menggunakan bantal tambahan. Perlu juga perhatian terhadap berat badan agar tidak mengalami obesitas.

10 buah untuk penyakit asam lambung

Salah satu rekomendasinya yakni pola makanan sehat yakni mengkonsumsi buah untuk asam lambung. Konsumsi buah bisa langsung dimakan atau buat jus untuk asam lambung.

Berikut adalah 10 rekomendasi buah untuk asam lambung :

1. Pisang

Pisang adalah buah yang lembut dan tidak asam, sehingga dapat membantu meredakan iritasi pada kerongkongan. Pisang juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan.

2. Apel

Apel adalah sumber serat yang baik dan memiliki efek menenangkan pada saluran pencernaan. Pastikan untuk mengonsumsi apel yang matang dengan kulitnya yang dicuci bersih.

3. Pir

Pir mengandung serat larut yang membantu mengurangi gejala asam lambung. Pilih pir yang matang dan lunak untuk menghindari iritasi.