Berita

3 Nama DPO KPK, Ada Harun Masiku hingga Paulus Tannos

Anatasia Wahyudi
×

3 Nama DPO KPK, Ada Harun Masiku hingga Paulus Tannos

Sebarkan artikel ini
Wartawan mengabadikan layar monitor yang menampilkan wajah tersangka yang masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) [ist]

ICW sangsi KPK akan menangkap Harun Masiku.

BARISAN.CO – Survei IPSOS “What Worries the World” menemukan, korupsi berada di peringkat ketiga dari 18 permasalah yang paling dikhawatirkan di dunia, setelah inflansi dan kemiskinan/kesenjangan sosial. Sementara, responden yang paling mencemaskan isu ini termasuk dari Indonesia dengan persentase kekhawatiran sebanyak 52 persen.

Hal ini tak mengagetkan, mengingat kasus tindak pidana korupsi di Indonesia terbilang sangat banyak dan cukup terstruktur.

Dari tahun 2004 hingga Oktober 2022, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani setidaknya 1.310 kasus tindak pidana korupsi. Dari sekian banyak nama koruptor, mungkin masyarakat masih ingat nama Setya Novanto (Setnov).

Mantan Ketua DPR ini sempat ramai diperbincangkan karena membuat sekuel drama yang membuat geleng-geleng kepala. Bahkan, muncul banyak meme bermunculan saat itu.

Namun, tahukah kamu bahwa ada tiga nama tersangka korupsi yang hingga saat ini masih jadi DPO (Daftar Pencarian Orang) KPK? Berikut nama dan kasus yang menjerat mereka, seperti dilansir dari KPK.

  1. Kirana Kotama alias Thay Ming

Sejak 15 Juni 2017, Kirana telah masuk DPO KPK atas kasus dugaan korupsi berupa pemberian hadiah terkait penunjukan Ashanti Sales Inc sebagai agen ekslusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam pengadaan Kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk Pemerintah Filipina pada 2014-2017.

Selaku pemilik PT Pirusa Sejati, Kirana diduga menjadi perantara suap yang meilbatkan direksi PT PAL Indonesia. Pada 2 Maret 2023, KPK mengungkapkan, Kirana terdeteksi di Amerika Serikat.

  1. Harun Masiku

Indonesia Corruption Watch (ICW) pada awal bulan ini meragukan KPK akan menangkap Harun Masiku. Menurut ICW jika Harun tertangkap, maka akan ada elite politik yang ikut terseret kasus yang menjeratnya.

Harun merupakan calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilu 2019 yang menjadi tersangka pemberi suap kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan. Saat menggelar operasi tangkap tangan, dari empat tersangka, Harun lolos dari penangkapan. Polisi saat ini sedang mendalami informasi terkait keberadaan Harun yang diduga berada di Kamboja.

  1. Paulus Tannos alias Thian Po Tjhin

Paulus Tannos menjadi tersangka kasus tindak pidana korupsi terkait pengadaan paket e-KTP. Paulus disebut-sebut mendapatkan paspor baru dari negara lain.

Akan tetapi, KPK belum bisa mengungkapkan negara mana yang menerbitkan paspor tersebut.