Berita

‘Ada Info, Kita Pukul’, Janji Kapolri Berantas Judi Online

Avatar
×

‘Ada Info, Kita Pukul’, Janji Kapolri Berantas Judi Online

Sebarkan artikel ini
Judi online
Ilustrasi: shutterstock.

Judi online makin meresahkan. Banyak orang terlilit utang akibat terjerumus ke dalamnya.

BARISAN.CO Polri saat ini sedang intensif mengatasi masalah judi online yang semakin merajalela di berbagai lapisan masyarakat, termasuk yang melibatkan selebriti yang turut mempromosikan situs perjudian online di platform media sosial.

“Yang jelas untuk situs (judi online) itu tombolnya ada di Kominfo. Tugas kami dari Polri bekerja sama, begitu ada (judi online) infokan ke kita, ‘kita pukul’,” kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jumat (1/9/2023) kemarin.

Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, memperkuat komitmen Kapolri untuk terus melakukan patroli siber memberantas perjudian online ini.

Dalam pernyataannya pada Senin (5/9/2023), Vivid mengungkapkan bahwa Bareskrim secara aktif menjalankan patroli siber untuk mengidentifikasi situs-situs perjudian online yang tersebar luas di dunia maya.

Mereka berjanji untuk segera menghentikan operasi situs-situs tersebut dan melakukan penyelidikan terhadap para pengelolanya.

Namun, di samping upaya penegakan hukum ini, Bareskrim juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat. Vivid menyoroti perlunya peran pengawasan keluarga sejak usia dini, dengan tujuan agar anak-anak tidak mudah tergoda untuk terlibat dalam perjudian.

Ia mencatat bahwa banyak permainan saat ini mengarah pada tujuan memperoleh hadiah secara instan, yang tidak memberikan pembelajaran yang positif. Vivid menggarisbawahi bahwa meskipun ada dorongan kuat untuk mendapatkan uang dengan cepat di kalangan masyarakat, kenyataannya bandar judi online telah merancang sistem yang membuat pemain hampir tidak mungkin untuk menang.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami hal ini. “Sekarang kita lihat bagaimana game-game itu yang memang cenderung ujung-ujungnya adalah mendapatkan hadiah segala macam. Ini kan sama saja tidak mendidik. Ya memang berdalih ketangkasan,” jelas Vivid.

Selain itu, Vivid juga menyentuh isu tentang pengaruh influencer yang ikut mempromosikan perjudian online. Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk melakukan penegakan hukum terhadap mereka yang terbukti terlibat dalam promosi perjudian online.

Vivid menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan petunjuk dan arahan kepada wilayah-wilayah terkait, dengan ancaman tindakan tegas jika influencer tersebut kembali terlibat dalam aktivitas promosi perjudian. [dmr]