Apa Warna Urinmu? Makna Kesehatan

  • Whatsapp
Ilustrasi/Foto: Kevin A

Oleh: Alfin Hidayat

Barisan.co -Sesekali mungkin kita akan memperhatikan saat kita buang air kecil atau kencing. Tanpa kita sadari dalam beberapa kesempatan, urin kita memunculkan warna, meski lebih sering bening. Ada juga yang cenderung lebih sering berwarna.

Bacaan Lainnya

Terkait warna, banyak macamnya; ada yang bening, coklat, coklat pekat, terkadang disertai busa, dan lain sebagainya. Mungkin kita sendiri sering abai dengan warna urin kita. Namun sebenarnya ada beberapa indikasi mengenai penyebab serta penjelasan pada warna urin yang kita hasilkan saat berkemih. Termasuk kategori sehatkah, normal, atau justru ada indikasi penyakit?

Perubahan warna urin dapat dikaitkan dengan seberapa banyak atau sedikit air putih yang kita telah minum. Hal lain yang dapat mewarnai urin adalah makanan dan beberapa obat. Warna urine akan kembali ke level normal setelah obat dihentikan. Berikut  beberapa warna urin dan maknanya yang berhubungan dengan kesehatan kita seperti dirilis Boldsky.

Transparan

Jelas urin biasanya merupakan tanda yang baik-terhidrasi. Namun, dalam beberapa kasus dapat sinyal bahwa seseorang mungkin minum terlalu banyak dan beresiko keracunan air. Over-hidrasi berarti bahwa seseorang minum lebih dari yang dibutuhkan dan mungkin membahayakan tubuh. Meski demikian ini tidak menimbulkan penyakit berbahaya.

Tidak ada warna

Memiliki warna urine lebih transparan dapat menjadi indikator diabetes. Jika urin tidak memiliki warna sama sekali, ini juga bisa menjadi tanda diabetes. Gejala lain termasuk haus konstan dan sering buang air kecil. Jika merasa perlu minum sepanjang waktu, seseorang harus melakukan  tes diabetes. Rasa ingin kencing dalam kondisi seperti ini berbeda dengan keinginan kencing saat suhu lingkungan sedang dingin. Sebab kondisi seperti ini adalah kewajaran, atau reaksi alamiah tubuh untuk bersekresi. Jika dingin sering buang air, jika gerah mudah berkeringat. Pada kesempatan lain, akan kita bahas lebih rinci mengenai hal ini.

Kuning gelap

Sebuah warna kuning jerami adalah warna urin yang sehat. Jika lebih gelap, hal ini dapat menjadi indikator bahwa seseorang dehidrasi dan perlu minum. Ketika air seni menjadi lebih terkonsentrasi, ini biasanya disertai dengan bau yang lebih kuat. Beberapa makanan juga bisa membuat gelap urin. Misalnya akar bit dapat membuat lebih gelap urin. Atau setelah minum kopi.

Cokelat

Urin berwarna coklat bisa menjadi gejala dari kondisi dengan gangguan penyakit. Jika hati tidak bekerja dengan baik, garam empedu yang harus dihilangkan dengan kotoran mungkin dibuang melalui urin sebagai konsentrasinya dalam darah tinggi. Hepatitis, suatu peradangan hati, adalah contoh dari kondisi hati yang membuat urin menjadi berwarna cokelat.

Merah 

Warna merah muda dapat berasal dari darah dalam urin, sebuah kondisi yang dikenal sebagai hematuria. Merah biasanya warna yang paling mengkhawatirkan. Penyebab urine merah banyak seperti infeksi saluran kemih, batu di ginjal dan kandung kemih atau kanker ginjal, prostat atau kandung kemih bisa menyebabkan pendarahan dan semua warna merah urin.

Buang air kecil dapat disertai nyeri dalam kasus ini dan mungkin akan sulit untuk buang air kecil. Merah atau warna urine merah muda juga bisa berasal dari makanan dan zat tertentu yang tertelan. Makanan yang memberikan warna merah urin meliputi bit, blackberry dan rhubarb. Jika perubahan warna bukan karena makanan dan itu terjadi lebih dari sekali, ini juga bisa menandakan bahwa ada masalah kesehatan yang serius. 

Biru

Ada juga kondisi langka yang dikenal sebagai porfiria. Ini merupakan kondisi yang diwariskan enzim yang dapat membuat urin orang biru atau ungu. Namun, urin dapat memiliki semburat kebiruan itu. Hal ini paling sering disebabkan oleh makanan dan obat obatan yang mengandung pewarna tertentu. Obat obat yang menyebabkan urin menjadi biru triamterene (diuretik ringan) atau penggunaan viagra.

Hijau

Jika ada beberapa nanah dalam urin, ini bisa membuat tampak berwarna hijau. Infeksi saluran kemih adalah penyebab paling umum dari itu. Hal ini juga dapat disebabkan oleh makanan seperti asparagus. Kita juga akan melihat bau yang berbeda setelah makan itu. Hal ini juga dapat disebabkan oleh makan licorice hitam atau makanan yang mengandung pewarna yang kuat yang tidak bisa diserap dalam usus. 

Berbusa

Ini mungkin disebabkan oleh adanya protein dan kebutuhan untuk diselidiki lebih lanjut, karena dapat disebabkan oleh ginjal atau kandung empedu masalah. Jika terus menerus mengalami urin yang berbusa, segera konsultasi ke dokter.

Abu abu keruh

Urin berwarna abu abu dapat menandakan adanya darah mikroskopis. Hal ini juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran, infeksi kandung kemih atau batu ginjal kemih. Beberapa penyakit menular seksual seperti gonore dapat mengubah warna urin. Keputihan juga bisa membuat urin keruh.

Hitam

Warna hitam mungkin karena bahan kimia dan masalah kesehatan. Dalam konsisi seperti ini harus konsultasi dokter dan memeriksa apa yang terjadi pada tubuh. Apa pun warna urin kita, bersyukurlah. Setidaknya ini menjadi detektor alami dari sebuah metabolisme tubuh yang kita hasilkan. Semoga kita bisa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap kondisi tubuh yang sehat dan kuat.

Kandank Warak
Latest posts by Kandank Warak (see all)

Pos terkait