Berita

Bolone Mas Wawan Bersama Himasal Kota Semarang Gelar Ziarah dan Kemis Leginan di Pesantren Lirboyo

Avatar
×

Bolone Mas Wawan Bersama Himasal Kota Semarang Gelar Ziarah dan Kemis Leginan di Pesantren Lirboyo

Sebarkan artikel ini
himasal kota semarang
Menelusuri Jejak Spiritual: Ziarah dan Kemis Leginan Bersama Himasal Kota Semarangdan Bolone Mas Wawan

BARISAN.CO – Bolone Mas Wawan (BMW) salah satu relawan pendukung Ady Setiawan atau Mas Wawan dalam kontestasi Pilkada Kota Semarang  bersama Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Kota Semarang menggelar Ziarah dan Kemis Leginan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur.

Setiap langkah memiliki makna, begitu juga setiap perjalanan spiritual yang kita tempuh dalam kegiatan ini. Lebih dari 50 orang memenuhi panggilan hati untuk mengikuti perjalanan yang penuh makna ini.

Titik kumpul pemberangkatan Ziarah dan Kemis Leginan di Pondok Pesantren PP Al-Itqon Bugen Kota Semarang, yang dipimpin oleh KH Sholahuddin Shodaqoh.

Dalam atmosfer yang sarat akan kekhusyukan, para peserta merangkul semangat perjalanan spiritual yang ditandai dengan persiapan hati dan pikiran yang cermat.

Bakal calon Wakil Walikota yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang Ady Setiawan atau Mas Wawan menjelaskan bahwa melalui ziarah dan ngaji kemis leginan ini, tujuan utamanya adalah untuk menanamkan nilai-nilai spiritual yang kental dan mendalam.

 “Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual, melainkan sebuah upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Tak lupa untuk memohon doa restu kepada sesepuh pengasuh Pesantren Lirboyo,” terang Mas Wawan, Kamis (9/05/2024)

Kehadiran Ziarah dan Kemis Leginan tidak sekadar rangkaian acara, namun juga merupakan sebuah perjalanan bersama menuju keharmonisan batin.

Pagi yang masih terlelap disambut dengan keceriaan dan kehangatan di antara peserta, yang tidak hanya berbagi ruang, tetapi juga semangat dalam silaturahmi para alumni Pondok Pesantren Lirboyo.

Sebelum tiba di Pondok Pesantren Lirboyo, peserta Ziarah dan Kemis Leginan menikmati sarapan pagi di Pecel Tumpang, sebuah warung makan di Ngasem, Kediri.

Di sana, aroma harum rempah-rempah dan cita rasa lezat bersama-sama membangkitkan semangat perjalanan ziarah dan ngaji kemis leginan. Moment ini, menjadi momentum untuk mempererat ikatan di antara peserta, menjalin hubungan yang lebih dalam dalam perjalanan.

Sesampainya di Pondok Pesantren Lirboyo, peserta ziarah Himasal Kota Semarang dan Bolone Mas Wawan merasakan suasana nyaman dan penuh ketenangan menyambut. Di tengah keheningan, doa-doa haru meluncur dari hati masing-masing, mengalir lancar seperti sungai kehidupan yang mengalir membasahi jiwa-jiwa yang haus akan kedamaian.

Dalam kehangatan dan kebersamaan, peserta Ziarah dan Kemis Leginan menelusuri jejak spiritual yang telah diukir oleh para pendahulu mereka.  

Setiap langkah, setiap napas, mengisyaratkan sebuah perjalanan yang mengangkat nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan ketulusan.

Kegiatan Ziarah dan Kemis Leginan ini bukanlah sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah transformasi batin yang mengubah dan memperkaya kehidupan. Dengan hati yang lapang dan pikiran yang tulus, peserta merasakan betapa pentingnya memperkuat hubungan spiritual dengan pencipta.

Dalam langkah-langkah yang tercermin dalam kegiatan ziarah dan kemis leginan ini, diingatkan bahwa kehidupan bukanlah sekadar tentang tujuan akhir, melainkan tentang setiap langkah yang diambil dalam perjalanan menuju kebenaran dan kebahagiaan. Dan dalam langkah itu, kita menemukan makna sejati dari kehidupan.***