Scroll untuk baca artikel
Blog

Datang Tampak Muka, Pulang Tampak Punggung

Redaksi
×

Datang Tampak Muka, Pulang Tampak Punggung

Sebarkan artikel ini

Mereka berharap pekerjaan Anies yang sukses di laboratorium bernama Jakarta dapat diaplikasikan dan ditularkan untuk di wilayah lainnya di Indonesia. Mereka tentu sangat merindukan sejumlah kebijakan di Jakarta seperti terkait Kartu Jakarta Pintar yang awalnya hanya menyasar anak sekolah kemudian dikembangkan Anies menyasar anak usia sekolah. Jadi tidak ada alasan anak yang tidak bisa sekolah. Belum lagi terkait transportasi publik yang ramah lingkungan.

Anies juga tidak mengklaim semua program di Jakarta sebagai ide orisinal nya. Anies yakin pembangunan itu harus berkesinambungan (continuity) dan perubahan ke arah yang lebih baik (change). Pekerjaan itu harus tuntas jangan cuma meriah saat groundbreaking. Dan yang terpenting program itu harus langsung dirasakan warga Jakarta.

Jadi sekali lagi omong kosong dengan akselerasi. Pemimpin itu dilahirkan lewat proses dan tidak dikarbit. Buah itu lebih manis kalau masak di pohon. [rif]