Berita

Doa Lintas Agama Mengalir untuk Palestina dari Lingkar Tambang Ceria di Kolaka

Yayat R Cipasang
×

Doa Lintas Agama Mengalir untuk Palestina dari Lingkar Tambang Ceria di Kolaka

Sebarkan artikel ini

Selain mengutuk kekejaman dan kebiadaban zionis Israel, mereka juga mendoakan keselamatan bagi warga Palestina di Gaza.

BARISAN.CO – Langkah Pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Jokowi untuk mendukung Palestina secara optimal dan konkret, menggugah rasa kemanusiaan masyarakat Indonesia, tak terkecuali masyarakat lintas agama di lingkar tambang nikel PT Ceria Nugraha Indotama di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Selain mengutuk kekejaman dan kebiadaban zionis Israel, mereka juga mendoakan keselamatan bagi warga Palestina di Gaza.

Kegiatan doa bersama itu digelar oleh masyarakat, tokoh lintas agama, organisasi kepemudaan KNPI dan IMPP, karyawan PT Ceria serta pemerintah setempat di Gedung Islamic Center Kecamatan Wolo,  pada Selasa (14/11/2023).

Doa bersama dipimpin Ustaz Heman Dondeng dan Pendeta Aris Tonad yang dirangkaikan pembacaan puisi untuk Palestina yang dibawakan Naougy Hurun Ain dan Meldayani Arif.

Wakil Manajer External Relations PT Ceria Nugraha Indotama, Muh Arfah Mustafah pada kesempatan itu menyampaikan duka mendalam untuk rakyat Palestina.

Dia mengajak warga Wolo, Kolaka senantiasa memanjatkan doa untuk Palestina, bukan hanya ketika acara doa bersama dilakukan, tapi disetiap Sholat dan kesempatan.

Tak lupa Arfah juga berharap doa yang terbaik bagi keluarga besar PT Ceria Nugraha Indotama, agar Proyek Strategis Nasional (PSN) smelter PT Ceria secepatnya bisa beroperasi.

“Sehingga smelter ini bisa memberi manfaat yang maksimal untuk negara dan bangsa Indonesia, khususnya untuk Kecamatan Wolo dan Kabupaten Kolaka,” ucapnya.

Sementara Camat Wolo Ilham mengapresiasi aksi nyata PT Ceria yang melaksanakan sinergitas dengan berbagai pihak untuk menggelar doa bersama bagi Palestina.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, PT Ceria patut diberikan apresiasi karena menginisiasi kegiatan doa bersama untuk Palestina,” katanya.