Berita

Hari AIDS Sedunia 2023, Heri Yusuf: Pentingnya Program Kesehatan dan Edukasi Masyarakat

Alfin Hidayat
×

Hari AIDS Sedunia 2023, Heri Yusuf: Pentingnya Program Kesehatan dan Edukasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
hari aids sedunia 2023
Ilustrasi foto: Pexels.com/Anna Shvets

Program kesehatan masyarakat bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan melalui berbagai program pencegahan dan penanggulangan penyakit salah satunya HIV/AIDS

BARISAN.CO – Setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Tahun ini, peringatan Hari AIDS Sedunia jatuh pada Jumat, 1 Desember 2023. Peringatan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus penguat potensi komunitas sebagai penggerak utama pemberantasan AIDS. Perayaan Hari AIDS Sedunia diharapkan bisa meningkatkan kesadaran terhadap epidemi AIDS yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID atau Mining Industry Indonesia turut aktif meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Hal itu menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung MIND ID.

Edukasi menjadi salah satu ujung tombak untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu keseriusan kepedulian MIND ID di sektor kesehatan tercermin lewat anggotanya, PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sudah malang melintang mengurusi masalah kesehatan masyarakat khususnya di sekitar wilayah operasi perusahaan.

PTFI berkomitmen dalam mengentaskan masalah HIV/AIDS khususnya di Papua. Melalui berbagai pengembangan dan pelaksanaan program kesehatan, PTFI ikut serta dalam mengendalikan dan mengurangi penyakit menular seksual HIV/AIDS.

Berdasarkan laporan DItjen P2P, Kementerian Kesehatan RI, pada 2019, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai angka 466.859 kasus dengan rincian 349.882 pengidap HIV dan 116.977 pengidap AIDS.

Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah populasi penduduk di Papua mencapai 4,30 juta jiwa pada 2020. Meski cenderung sedikit, Papua berada di peringkat keempat dengan jumlah kasus HIV tertinggi dan menjadi nomor wahid untuk kasus AIDS di Indonesia pada 2019.

Alasan ini pula yang menjadi dasar PTFI turut serta dalam pengendalian HIV/AIDS. Melalui Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Komoro (YPMAK), PTFI melakukan berbagai program edukasi terkait masalah kesehatan masyarakat, salah satunya membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS.

“Program kesehatan masyarakat bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan melalui berbagai program pencegahan dan penanggulangan penyakit salah satunya HIV/AIDS,” kata Sekretaris Perusahaan BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, Heri Yusuf, Jumat (1/12/2023).

Melalui departemen CPHMC, PTFI melakukan berbagai promosi dan pendidikan kesehatan bagi masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Salah satu edukasi tersebut biasanya melalui diskusi kesehatan, sesi kelompok, dan peringatan acara khusus seperti Hari AIDS Sedunia 2023. Basis program dilakukan di kampung-kampung sehingga tepat sasaran dalam meningkatkan kemandirian dan kapasitas masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan,” ucapnya.

Berkat sepak terjangnya dalam menjalankan program edukasi kesehatan masyarakat, PTFI menerima penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) yang merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Desa PDTT.

“Anggota Grup MIND ID PTFI mendapat penghargaan atas kontribusi sumber daya manusia, material, dan dana dalam penanggulangan penyakit menular AIDS, Tuberkolosis, dan Malaria (ATM) di Kabupaten Mimika, Papua. Kontribusi ini menunjukkan bahwa Grup MIND ID terus memberikan nilai lebih untuk Indonesia,” katanya.***