Berita

Mahasiswa Universitas Presiden Mulukis Tote Bag Bersaama Anak Panti Yayasan Amal Mulia Indonesia

Avatar
×

Mahasiswa Universitas Presiden Mulukis Tote Bag Bersaama Anak Panti Yayasan Amal Mulia Indonesia

Sebarkan artikel ini
Yayasan Amal Mulia Indonesia
Aktivitas Melukis Totebag – Sekitar 20 partisipan ikut serta untuk melukis totebag.

BARISAN.CO – Mahasiswa Universitas Presiden dengan penuh dedikasimenyerahkan hasil penggalangan dana yang bertujuan untuk membantu anak-anak panti termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di bawah naungan Yayasan Amal Mulia Indonesia.

Acara ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat khususnya, anak-anak panti dan SLB dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Antusiasme tinggi pihak panti asuhan terhadap niat baik yang dilakukan Mahasiswa Universitas Presiden. Melalui kegiatan Suara dan Cerita Luar Biasa dan Open House Seni Merajut Ikatan: Menghapus Batas dan Membangun Jembatan ke Peluang Tanpa Diskriminasi.

Pada kegiatan Suara dan Cerita Luar Biasa (25/4/24), anak-anak panti di Yayasan Amal Mulia Indonesia diberi kesempatan untuk menuliskan harapan dan cita-cita mereka pada sticky notes, aktivitas ini ditujukan untuk meningkatkan kedekatan antar mahasiswa President University dan anak-anak panti Yayasan Amal Mulia Indonesia, Jakarta.

Sebagai tambahan, makna dibalik aktivitas Suara dan Cerita Luar Biasa adalah, untuk menyuarakan mimpi dan harapan mereka. Dengan ini, masyarakat luar dapat mengetahui semua mimpi yang ada di setiap anak tidak terbatas, walaupun mereka tidak seperti anak pada umumnya.

Selain itu, pada acara Open House Seni Merajut Ikatan: Menghapus Batas dan Membangun Jembatan ke Peluang Tanpa Diskriminasi, dilaksanakan pada Sabtu, (27/4/2024) di lokasi Yayasan Amal Mulia Indonesia, Jakarta.

Para calon donatur diajak untuk melukis tote bag bersama anak-anak panti. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ikatan hubungan antara masyarakat luas dengan Yayasan Amal Mulia Indonesia melalui Seni.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mengenal dan tergerak untuk membantu anak-anak panti asuhan.

“Setiap karya seni yang dihasilkan pada kegiatan Open House Seni Merajut Ikatan ini akan menjadi bukti nyata dari ikatan yang dibangun untuk membantu mereka yang membutuhkan. Mari kita nikmati momen ini dengan penuh semangat untuk menyebarkan kebaikan melalui kreativitas.” ujar Muhammad Michael Yusuf, saat menjadi pembuka di kegiatan Open House: Seni Merajut Ikatan.

Mahasiswa Universitas Presiden berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan.

Melalui penggalangan dana ini, mereka berharap dapat memberikan bantuan yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti dan SLB yang dikelola oleh pihak panti asuhan.

Penggalangan dana ini akan melibatkan berbagai kegiatan, termasuk kegiatan berbagi cerita dengan anak-anak, Open House: melukis bersama anak-anak, serta pameran lukisan hasil karya anak-anak.

Seluruh hasil yang terkumpul akan disalurkan secara langsung kepada panti asuhan anak-anak untuk mendukung program-program pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak-anak panti dan SLB.

Mahasiswa Universitas Presiden juga mengundang partisipan, khususnya Jakarta untuk turut serta dalam acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan yang diemban oleh Yayasan Amal Mulia Indonesia.***