Edukasi

Mengenal Toilet Training dan Manfaatnya Bagi Perkembangan Anak

Alfin Hidayat
×

Mengenal Toilet Training dan Manfaatnya Bagi Perkembangan Anak

Sebarkan artikel ini
Mengenal Toilet Training
Ilustrasi foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto

BARISAN.CO – Ibu yang baik akan memberikan pembelajaran penting tentang pentingnya manfaat momen yakni melatih anak tentang toilet training.  Terlebih lagi jika seorang ibu acapkali bilang, “Nak, kalau pipis celananya dilepas dan pipisnya di toilet ya.”

Kata tersebut merupakan saran dan menjadi tanggung jawab orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anaknya. Artinya ketika anak sudah mulai bisa membuka celana sendiri, tinggal bagaimana orang tua melatihnya cara pipis dan mengajaknya di toilet.

Toilet training, atau yang juga dikenal sebagai potty training, merupakan pencapaian penting dalam perkembangan seorang anak karena menandai transisi dari penggunaan popok ke penggunaan toilet secara mandiri.

Proses ini biasanya dimulai ketika seorang anak berusia sekitar 18 hingga 24 bulan, namun waktu ini bisa bervariasi dari satu anak ke anak lainnya. Penting bagi orang tua untuk mendekati anak dengan kesabaran, penguatan positif, dan sikap yang mendukung.

Membuat rutinitas yang konsisten dan mengenali tanda-tanda kesiapan, seperti tetap kering untuk periode yang lebih lama atau menunjukkan minat pada kamar mandi, dapat menjadi indikator kunci bahwa seorang anak siap untuk memulai toilet training.

Orang tua memainkan peran penting pendidikan di kamar mandi dengan memberikan dorongan dan penguatan positif. Merayakan keberhasilan kecil, seperti menggunakan potty untuk pertama kalinya atau mencuci tangan secara mandiri, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi anak.

Penting bagi orang tua untuk tetap sabar dan menghindari mengekspresikan frustrasi jika kecelakaan terjadi. Penguatan positif, seperti pujian lisan atau sistem reward kecil, dapat membuat pengalaman toilet training lebih menyenangkan bagi anak dan memperkuat ikatan orang tua-anak selama fase transisi ini.

Menciptakan lingkungan kamar mandi yang nyaman dan mengundang juga merupakan aspek penting dari toilet training yang sukses.

Memperkenalkan potty yang ramah anak, bangku langkah, dan bahan-bahan berwarna dan menarik di kamar mandi dapat membuat pengalaman lebih menyenangkan bagi anak. Selain itu, menjaga komunikasi terbuka dan mendiskusikan pentingnya menggunakan toilet seperti “anak besar” dapat membentuk rasa tanggung jawab pada anak.

Pendekatan yang mendukung dan memberikan dorongan positif, ditambah dengan rutinitas yang konsisten dan penguatan positif, dapat membantu memfasilitasi pengalaman toilet training yang lancar dan sukses bagi orang tua dan anak.

Manfaat Toilet Training

Toilet training atau pelatihan buang air kecil dan besar pada anak, memberikan sejumlah manfaat yang penting baik bagi anak itu sendiri maupun orang tua. Berikut adalah beberapa manfaat dari toilet training:

1. Kemandirian dan Kepercayaan Diri

Membantu mengembangkan kemandirian pada anak. Ketika anak berhasil menggunakan toilet secara mandiri, mereka merasa lebih percaya diri dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap tubuh mereka sendiri.

2. Higiene Pribadi

Mengajarkan anak tentang higiene pribadi yang penting. Mereka belajar cara membersihkan diri setelah buang air kecil atau besar, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan area kamar mandi.