Berita

Motif Kerang Asal Indonesia itu Istimewa, Padepokan Antasari Gelar Pelatihan Pemanfaatannya

Avatar
×

Motif Kerang Asal Indonesia itu Istimewa, Padepokan Antasari Gelar Pelatihan Pemanfaatannya

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Indonesia mendapat anugerah kekayaan laut yang sangat melimpah. Mulai dari biota laut hingga keindahan pantainya. Namun sayangnya potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk memanfaatkan salah satu kekayaan laut itu, Padepokan Antasari mengadakan pelatihan kerajinan tangan berbahan dasar kerang laut dengan mendatangkan perajin dari Santos Craft, Jayadi Satoso dan Efalasmi. 

“Allah telah banyak memberikan kita karunia yang banyak dengan banyak garis pantai yang melimpah, kerang yang melimpah dan itu cantiknya (motif kerang) Indonesia tidak ada duanya di dunia, berbeda dengan yang di luar negeri” ucap Evi sapaan akrabnya Efalasmi ini, Sabtu (18/5/2024) di Padepokan Antasari, Jl Pangeran Antasari No. 37 Jakarta Selatan.

Ia menyebut, keistimewaan kerang asal Indonesia itu karena itu motifnya terkena paparan sinar matahari setiap hari, ganggangnya banyak, makanannya juga banyak sehingga coraknya jadi beraneka. Jadi banyak orang luar negeri yang menyukainya.

Baru-baru ini Evi mengaku baru saja mendapat pesenan dari Singapura untuk mengisi handycraft si salah satu hotel di sana, bahkan dari Dubai ada yang pesan kerang lilin sebanyak 30.000 biji. Ada juga pesanan gorden dan tatakan gelas ke Inggris, sementara dari Italia pesan berupa plate-plate meteran kerang yang sudah dipoles untuk kemudian akan dijadikan meja. 

“Alhamdulillah kita banyak mendapat pesanan dari luar negeri. Mereka suka sekali dengan hasil karya kita,” kata Evi yang sudah menggeluti handycraft Kerang ini sejak 24 tahun yang lalu ini.

Keistimewaan lain kerang ini, dia tidak mengganggu ekosistem. Karena kerang akan terus bereproduksi, dan pemanfaatan kerang ini tidak mengurangi populasinya. 

“Jadi nelayan yang menangkap ikan sering juga terdapat kerang dalam tangkapannya, biasanya kerang ini dibuang, nah kita mencoba memanfaatkan kerang ini, juga melatih para nelayan untuk bisa menaikkan nilai jual dari kerang ini,” terangnya.

Seperti pada pelatihan di Padepokan Antasari ini, Evi berharap dengan penambahan skill para peserta ini dapat ide, untuk kemudian bisa menjadi tambahan pendapatan bagi keluarga, juga sekaligus menyalurkan hobi.

“Peserta sangat antusias, mereka mulai lagi bikin-bikin kerajinan, ini awalan, nanti kita bisa bersinergi, termasuk memasarkan produk hasil karya mereka. Jadi mereka akan bahagia sekali ketika menerima uang berapapun itu, karena ini hal baru buat mereka itu, harapan kami gitu, semoga bermanfaat,” pungkasnya. [rif].