Kisah Umi Ety

Orang Tua Sebagai Pendamping Anak (Bagian Dua)

Ety Nurhayati
×

Orang Tua Sebagai Pendamping Anak (Bagian Dua)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: BARISANCO/M. Bahrur Ridlo.

Anak-anak saya cukup sensitif jika dibanding-bandingkan. Adik-adiknya sering berpesan “Ummi, di sekolah jangan bilang-bilang kalau aku adiknya mbak Ira, yaa.” Saya mengerti bahwa mereka ingin dikenal sebagai pribadi tersendiri. Saya penuhi permintaan mereka tidak pernah menyebut nama Ira di depan guru maupun teman-temannya.

Tentu saja hal ini tidak bisa ditutupi selamanya. Ketika Aya ikut kegiatan pembinaan Olimpiade  Biologi, ada guru pembina yang kenal keluaraga kami dan bahkan sering bercerita untuk motivasi ke anak-anak yang lain. Beruntung pada saat itu, Aya sudah punya minat dan prestasi sendiri. Saya tidak khawatir lagi akan soal identitas dan kepercayaan dirinya.

Keberuntungan bagi keluarga kami, semua anak punya prestasi di bidang sains. Namun, tetap saja saya dan suami berupaya tidak membandingkan antar mereka. Saya menyadari bahwa orang tua dengan beberapa anak yang berbeda prestasinya perlu lebih berhati-hati mendampingi mereka. [rif]