Berita

Pemkab Sleman: Kami Sangat Bangga dengan Gerakan TurunTangan

Anatasia Wahyudi
×

Pemkab Sleman: Kami Sangat Bangga dengan Gerakan TurunTangan

Sebarkan artikel ini
Sleman
Ilustrasi: Dok. Ist.

Arief melanjutkan, rasa bangga itu muncul karena ada sekelompok pemuda yang memiliki gerakan dengan niat baik berjuang.

BARISAN.CO – Kegiatan Gathering Nasional VIII berlangsung di Hotel Grand Sorela, Sleman, pada 8-11 November 2023. Relawan dari sekitar 54 TurunTangan daerah turut hadir dalam acara yang bertema Chandradimuka tersebut.

Mewakili Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Agung Armawanta, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Arief Wibowo mengapresiasi gerakan TurunTangan.

“Kami sangat bangga dengan adanya gerakan TurunTangan ini. Ternyata isinya pemuda-pemuda yang memiliki potensi yang besar, terlihat dari semangat dan jiwa pemudanya yang masih membara,” kata Arief dalam sambutannya, Rabu (8/11/2023).

Arief melanjutkan, rasa bangga itu muncul karena ada sekelompok pemuda yang memiliki gerakan dengan niat baik berjuang.

“Ini sesuai dengan visi Bupati kami bahwasanya mewujudkan sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan dan memiliki jiwa gotong royong. Sehingga, dengan adanya gerakan TurunTangan ini minimal jiwa gotong royongnya akan terbangun,” lanjut Arief.

Diharapkan, TurunTangan bisa memberikan solusi terkait persoalan pemuda saat ini.

“Jujur, kami sangat bangga dan mengapresiasi kinerja yang hadir ke sini dari 54 kota yang berperan sesuai fungsinya masing-masing,” tambah Arief.

Kebetulan, lanjut Arief, Dinas Pemuda dan Olahraga memiliki program yang ada kaitannya dengan pemuda yaitu lomba Pemuda Pelopor.

“Walaupun bukan bebannya yang diutamakan, tapi bagaimana agar pemuda-pemudi kita berkontribusi terhadap bangsa ini,” terangnya.

Dari lima kriteria dari pemilihan pemuda pelopor, Arief menuturkan, ada tiga kriteria yang terkait erat dengan gerakan TurunTangan yakni pendidikan, seni budaya dan lingkungan hidup.

“Tahun ini kita ada juara dua lomba Pemuda Pelopor yang bergerak di bidang seni budaya. Tahun lalu ada juga wakil dari Sleman yang juga juara Pemuda Pelopor di bidang pertanian,” tutur Arief.

Harapannya, ungkap Arief, agar gerakan TurunTangan terus berkembang dengan karya-karya nyata di masa yang akan datang.

“Masih banyak PR terkait pemuda, sehingga kita berharap dengan gerakan TurunTangan ini bisa mengasah pemuda-pemuda kita meluangkan waktu dengan kegiatan positif. Saya yakin kalian semua bisa berperan agar pemuda di Yogya, di Indonesia bisa lebih maju dan mengoptimalkan potensinya untuk hal-hal positif,” tutup Arief. [dmr]