Sosok

Profil Hassanudin, Purnawirawan TNI yang Jadi Pj Gubernur Sumut Pengganti Edy Rahmayadi

Avatar
×

Profil Hassanudin, Purnawirawan TNI yang Jadi Pj Gubernur Sumut Pengganti Edy Rahmayadi

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Pj Gubernur Sumut Hassanudin (istimewa)

BARISAN.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah resmi melantik Mayor Jenderal TNI (Purn) Hassanudin sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

Hassanuddin menggantikan gubernur dan wakil gubernur sebelumnya, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah yang habis masa jabatannya pada hari ini, Selasa (5/9/2023).

Usai pelantikan, Pj Gubernur Sumut Hassanudin mengatakan akan melanjutkan apa yang selama ini telah dikerjakan Gubernur Edy Rahmayadi.

“Sebagaimana yang telah disampaikan Mendagri tadi, melanjutkan apa yang sudah baik, demi kesejaheteraan Sumut,” katanya di Gedung Sasana Bahkti Praja, Kemendagri, Jakarta.

Selain itu, Hassanudin juga akan terus melakukan yang terbaik demi Sumut, khususnya kesejahteraan masyarakat Sumut.

“Harapannya kita tidak jadi golongan yang merugi, kita harus senantiasa melakukan yang terbaik, demi kesejahteraan Sumut,” ujarnya.

Profil Hasanuddin

Pria kelahiran Palembang pada 7 September 1965 ini merupakan purnawirawan TNI dengan pangkat mayor jenderal. Jabatan terakhir yang diemban adalah Wakil Inspektur Angkatan Darat.

Hassanudin adalah lulusan Angkatan Militer (Akmil) dari Kecabangan Artileri Pertahanan Udara tahun 1989.

Setelah lulus Akmil, Hassanudin melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2003 dan tercatat sebagai lulusan terbaik.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) tahun 2015. Hassanudin sempat mengisi beberapa jabatan tinggi di TNI seperti Pangdam Iskandar Muda (2020), Asrena Kasad (2019), Kasdam I/Bukit Barisan (2018), Waasrena Kasad (2017), dan Irut Renproggar Itjenad (2017).

Jauh sebelum itu, kiprah Hassanudin di dunia militer sebenarnya diawali di tahun 2011 saat ia mengisi Danmen Arhanud 1/Faletehan, Paban I/Jakrenstra Srenad, dan Pamen Denma Mabesad.

Sejak saat itu, karier Hassanudin semakin moncer hingga sempat menduduki posisi Asrendam I/Bukit Barisan (2013), Danpusdik Arhanud (2013), Danrem 045/Garuda Jaya (2014), dan Pamen Denma Mabesad (2016).

Selain itu, Hassanudin juga sempat diberi penghargaan Satyalancana Kesetiaan, Satyalancana Kebhaktian Sosial, Satyalancana Wira Dharma, Satylancana Wira Nusa, dan lainnya.

Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat adalah posisi terakhir di militer yang diemban oleh Hasanuddin sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara. [rif]