Berita

Stafsus Erick Thohir Punya Posisi di Perusahaan BUMN Sampai Jadi Wamen

Anatasia Wahyudi
×

Stafsus Erick Thohir Punya Posisi di Perusahaan BUMN Sampai Jadi Wamen

Sebarkan artikel ini

Semua stafsus Erick Thohir, selain dapat posisi Komisaris di Perusahaan BUMN, ada juga yang baru dilantik menjadi Wamenkominfo.

BARISAN.CO – Persoalan rangkap jabatan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menuai kontroversi setelah Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia).

Dalam aturan Pasal 23 UU Kementerian Negara menyatakan, “Menteri dilarang merangkap jabatan sebagai: a. pejabat negara lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, b. komisaris atau direksi perusahaan negara atau perusahaan swasta, atau c. pimpinan organisasi yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah”.

Sebagai Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick tidak hanya menjadi Ketua Umum, namun juga Ketua Komite Wasit PSSI. Tampaknya, Jokowi tidak mau ambil pusing, sebab pada Februari lalu, dirinya tak mempersalahkan hal tersebut selama bisa membagi tugas.

“Yang penting, semuanya bisa mengatur waktunya,” kata Jokowi waktu itu.

Menurut Jokowi, rangkap jabatan ini dapat diatur melalui manajemen perencanaan yang ada di PSSI.

Indonesia kemungkinan kekurangan sumber daya manusia (SDM), ini terlihat dari seluruh stafsus (staf khusus) Erick peroleh jabatan lain di perusahaan BUMN, yaitu:

1. Arya Mahendra Sinulingga

Arya merupakan juru bicara tim kampanye nasional calon presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Jokowi dan Ma’ruf Amin. Selain menjabat sebagai stafsus III Kementerian BUMN, Arya juga Komisaris di PT Telekomunikasi Indonesia sejak 28 Mei 2021.

2. Mohamad Ikhsan

Sama seperti Arya, Mohammad Ikhsan menjadi Staf Khusus II Menteri BUMN sejak 2019. Kemudian, pada tahun 2020, dia menduduki posisi Komisaris di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) hingga sekarang.

3. Anhar Adel

Lulusan Universitas Padjajaran ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama BKPM pada periode 2007-2018. Tahun 2019, Anhar terpilih sebagai Staf Khusus IV Menteri BUMN dan setahun setelahnya dia juga menjabat sebagai Komisioner Independen di PT Pupuk Indonesia Holding Company.

4 Nezar Patria

Aktivis zaman Orde Baru ini terbilang sangatlah sibuk. Sejak Juni 2022, Nezar menjabat sebagai Staf Khusus V Menteri BUMN. Dia juga Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia dan Komisaris Independen Pegadaian. Tak sampai disitu, Nezar pada Senin (17/7/2023) dilantik Jokowi sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo).

5. Ardan Adiperdana

Stafsus I Menteri BUMN, Ardan Adiperdana sempat mencicipi jabatan Komisaris PT PLN, namun pada Maret 2021, dia digantikan oleh Tedi Bharata. Ardan kemudian mendapat mandat menjadi Komisaris di Perkebunan Nusantara III (Persero) sejak 25 Maret 2022.

Selain itu, Ardan juga memperoleh jabatan di PSSI. Jika Arya didapuk menjadi Ketua Komite Media dan Ketua Komite Ad Hoc – Suporter PSSI, Ardan diminta Erick menjadi Satuan Tugas Pengawasan Keuangan PSSI.