Kesehatan

Terapi Humor, Obat Mujarab untuk Depresi

Anatasia Wahyudi
×

Terapi Humor, Obat Mujarab untuk Depresi

Sebarkan artikel ini
terapi humor
Ilustrasi: pxfuel.com.

Sesuai dengan pepatah kuno bahwa tawa benar-benar dapat menjadi bentuk obat yang mujarab.

BARISAN.CO – Setiap orang berhak bahagia di tengah kehidupan yang serba bikin stres dan cemas. Sering kali kebahagiaan bisa terwujud lewat terapi humor, lewat gelak tawa.

Sebuah tinjauan komprehensif dari beberapa studi tentang efek terapi humor pada pasien dengan depresi menunjukkan, komedi dan tawa dapat menjadi alat yang ampuh dalam perawatan kesehatan mental.

Studi tersebut berfokus pada pendekatan berbasis humor seperti clown therapy dan yoga tawa. Mengutip Study Finds, hasilnya dapat secara signifikan meningkatkan pengobatan untuk kasus-kasus ringan kecemasan dan depresi. Ini sesuai dengan pepatah kuno bahwa tawa benar-benar dapat menjadi obat yang mujarab.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggarisbawahi perlunya penguatan perawatan kesehatan mental, yang menegaskan pentingnya mencari cara inovatif untuk mempromosikan emosi positif seperti kebahagiaan, harga diri, dan kepuasan hidup secara keseluruhan. Humor ini dapat memainkan peran penting dalam mencapai target tersebut.

Tim peneliti menyoroti beberapa jenis terapi yang sesuai, misalnya terapi badut.

Penulis penelitian juga membahas penggunaan yoga tawa, sebuah pendekatan yang diperkenalkan oleh Dr. Madan Kataria pada tahun 1994. Ini adalah bentuk yoga unik yang memadukan tawa, latihan pernapasan, dan meditasi, yang tidak memerlukan peralatan atau fasilitas khusus.

“Terapi humor semakin dikenal sebagai intervensi yang hemat biaya, aman dan efisien untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta kesejahteraan sosial,” ungkap penulis utama studi, Xuefeng Sun.

Ulasan tersebut menjelaskan, humor dapat memengaruhi persepsi, sikap, penilaian, dan suasana hati secara signifikan. Dampak ini secara langsung dan tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental seseorang.

Tantangan Terapi Humor

Ada tanpa tantangan dalam menerapkan terapi humor. Sikap dan pandangan tenaga medis bisa menjadi kendala, mengingat potensi gangguan dalam perawatan pasien biasa.

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan staf medis sebelumnya dalam mencapai manfaat maksimal dari pendekatan ini.

Kesuksesan terapi humor di masa depan bergantung pada keterjangkauan dan efektivitasnya. Studi tersebut menambahkan, integrasi ke dalam sistem perawatan kesehatan nasional terutama untuk kelompok khusus seperti lansia dan pasien kanker.

Selain itu, studi itu menyebutkan, perlu adanya peningkatan teknologi untuk mendukung jangkauan.

Dalam situasi di mana interaksi tatap muka terbatas, seperti pandemi COVID-19 atau pengaturan rumah sakit tertentu, aplikasi, rekaman video, dan panduan langsung. Ini dapat mengimbangi keterbatasan ini, membantu menghadirkan terapi humor kepada lebih banyak pasien.

Studi ini menyarankan, penelitian masa depan harus berusaha untuk menggunakan definisi humor yang diterima secara luas dan alat yang efektif untuk menilai dampak intervensi humor. Meneliti efek neurobiologis dan tes penanda laboratorium dapat menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak terapi humor terhadap kesehatan mental.

Singkatnya, ulasan ini menggarisbawahi potensi kekuatan humor dalam mengobati depresi dan kecemasan. Walau, ada tantangan untuk menerapkan terapi humor dan diperlukan penelitian lebih lanjut, tawa kemungkinan besar menjadi obat dalam memerangi masalah kesehatan mental yang umum ini. [dmr]