Politik & Hukum

Usai Videonya Ucap Bismillah Sebelum Makan Babi Viral, Lina Mukherjee Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama

Avatar
×

Usai Videonya Ucap Bismillah Sebelum Makan Babi Viral, Lina Mukherjee Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sebarkan artikel ini
Lina Mukherjee
Ilustrasi: Instagram Lina Mukherjee.

Lina Mukherjee terancam hukuman pidana 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

BARISAN.CO Lina Mukherjee, seorang Tiktoker, harus berurusan dengan hukum setelah bikin konten mengucap bismillah sebelum menyantap babi. Videonya viral di internet sejak sekitar Maret lalu.

Seorang ustaz di Palembang, M. Syarif Hidayat, kemudian melaporkan Lina atas dugaan penistaan agama ke Polda Sumatera Selatan. Lina dianggap dengan sadar sebagai umat Muslim memakan babi dan telah melanggar rukun iman.

Menerima laporan tersebut, polisi lantas melakukan serangkaian penyelidikan, dan pada akhirnya secara resmi menetapkan Lina sebagai tersangka pada Kamis (27/4/2023) kemarin.

Dirkrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Agung Marlianto mengatakan, konten Lina sudah dipastikan mengandung unsur pidana.

“Kami telah mengundang beberapa ahli, termasuk ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli pidana. Kami mengundang para ahli tersebut untuk memastikan apakah konten Lina Mukherjee yang memakan babi merupakan suatu perbuatan pidana,” katanya.

Berdasarkan hal itulah, lanjutnya, polisi melakukan gelar perkara untuk meningkatkan kasus Lina dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Kami juga sudah menerima surat pemberitahuan hasil fatwa MUI pada 18 April 2023 lalu yang menyatakan apa yang dilakukan Lina Mukherjee termasuk penistaan agama,” kata Agung.

Atas perbuatannya, Lina Mukherjee terancam hukuman pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda paling besar mencapai Rp1 miliar.

Klarifikasi Lina Mukherjee

Lina sempat dicap tidak kooperatif karena mangkir dari panggilan penyidik. Melalui akun Instagramnya, Lina Mukherjee membuat video pernyataan pada Kamis (27/4/2023) dan mencoba mengklarifikasi beberapa hal.

Secara ringkas kira-kira Lina menyampaikan bahwa, pertama, ia menolak disebut mangkir dari panggilan penyidik karena, pada saat hari ia dipanggil, ia sedang sakit perut.

Kedua, ia sudah meminta maaf di televisi dan melalui Instagram soal tindakannya. Itu sudah sesuai dengan keinginan pelapor.

Ketiga, ia berharap kejadian ini akan membuatnya lebih baik, lebih dewasa, dan lebih hati-hati bertindak.

“Aku makan kodok, aku makan buaya, aku makan biawak, yang haram-haram itu aku semua coba. Dan aku enggak pernah tahu kalau ini [makan babi] tersangkut masalah sampai sebesar ini. Ini menjadi pelajaran.” Kata Lina. [dmr]