Scroll untuk baca artikel
Religi

3 Doa Nabi Yusuf agar Dicintai Semua Orang dan Diberi Akhlak Mulia

×

3 Doa Nabi Yusuf agar Dicintai Semua Orang dan Diberi Akhlak Mulia

Sebarkan artikel ini
3 doa nabi yusuf
Ilustrasi

Siapa yang tak ingin memiliki ketenangan hati, wajah bercahaya, dan akhlak seindah Nabi Yusuf? Tiga doa ini menjadi rahasia spiritualnya.

BARISAN.CO – Doa Nabi Yusuf termasuk salah satu doa yang banyak diamalkan oleh umat Islam karena diyakini membawa ketenangan hati, memperindah akhlak, serta memancarkan aura wajah yang menawan.

Kisah Nabi Yusuf Alaihissalam menjadi teladan tentang kesabaran, keteguhan iman, dan ketulusan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Nabi Yusuf AS merupakan salah satu dari 25 nabi yang disebut dalam Al-Qur’an. Beliau adalah putra Nabi Ya’qub AS, dikenal sebagai nabi yang memiliki paras sangat tampan dan akhlak yang luar biasa mulia.

Ketampanan Nabi Yusuf tidak hanya disebutkan oleh manusia, tetapi juga menjadi ujian besar bagi para wanita di zamannya.

Namun, yang lebih penting dari ketampanan itu adalah cahaya keimanan dan kebersihan hati yang terpancar darinya.

Karena itu, banyak umat Islam yang mengharapkan agar memiliki sedikit dari keindahan akhlak dan ketulusan hati Nabi Yusuf, bukan semata ketampanan wajahnya.

Dalam berbagai riwayat disebutkan, ada beberapa doa Nabi Yusuf yang dapat diamalkan agar seseorang disukai banyak orang, terhindar dari fitnah, dan diberi kecantikan akhlak oleh Allah SWT. Berikut tiga di antaranya.

  1. Doa Nabi Yusuf agar Terhindar dari Godaan Nafsu

Doa pertama ini berasal langsung dari Al-Qur’an surah Yusuf ayat 33, ketika Nabi Yusuf diuji dengan godaan para wanita di istana Raja Mesir.

Dalam ujian berat itu, beliau memohon perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari perbuatan dosa.

رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Robbissijnu ahabbu ilayya mimma yad’unaniy ilaihi. Wa illā tashrif ‘annī kaidahunna asbu ilaihinna wa akun minal jāhilīn.

Artinya: “Yusuf berkata: Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika Engkau tidak hindarkan dariku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung kepada mereka dan termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS. Yusuf: 33)

Doa ini sangat baik dibaca oleh siapa pun yang ingin menjaga diri dari maksiat, godaan hawa nafsu, atau perbuatan yang dapat menjerumuskan ke dalam dosa.

Maknanya sangat dalam Nabi Yusuf lebih memilih penjara daripada kenikmatan sesaat yang menyalahi kehendak Allah.

Dengan sering membaca doa ini, kita diajarkan untuk mengutamakan kehormatan dan keteguhan iman, bukan kesenangan duniawi.

  1. Doa Nabi Yusuf Ketika Bercermin (Diajarkan Rasulullah SAW)

Doa kedua ini diriwayatkan dari sahabat Ibnu Mas’ud RA. Rasulullah SAW pernah membaca doa ini saat bercermin, dan doa tersebut mengandung makna yang sangat indah.

Doa ini juga berkaitan dengan Doa Nabi Yusuf karena mencerminkan rasa syukur atas keindahan ciptaan Allah sekaligus permohonan agar akhlak kita diperindah seperti akhlak para nabi.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: «اَللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي».

Allahumma kamaa hassanta khalqii fa hassin khuluqii.

Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah ciptaanku (wajahku), maka perindahlah juga akhlakku.” (HR. Ahmad dan disahihkan Ibnu Hibban)

Doa ini sebaiknya dibaca setiap kali bercermin atau ketika seseorang ingin memperbaiki diri. Menurut para ulama, doa ini tidak hanya menjadikan wajah tampak bercahaya dan berseri, tetapi juga membentuk kepribadian yang lembut, sabar, dan menenangkan hati orang lain.

Sebab wajah yang disukai bukan karena rupa semata, tetapi karena cahaya kebaikan dan ketulusan hati yang terpancar dari dalam.

  1. Doa Nabi Yusuf agar Disukai dan Dicintai Semua Orang

Doa ketiga dikenal luas di kalangan ulama dan ahli tasawuf sebagai doa untuk memancarkan nur Nabi Yusuf agar wajah seseorang tampak bercahaya dan disenangi banyak orang.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي نُورَ يُوسُفَ عَلَى وَجْهِي فَمَنْ رَآنِي يُحِبُّنِي مَحَبَّةً

Allahummaj‘al lii nuura Yusufa ‘ala wajhii fa man ra’a nii yuhibbunii mahabbatan.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah cahaya (nur) Nabi Yusuf pada wajahku, sehingga siapa pun yang memandangku akan menyukaiku dengan penuh cinta kasih.”

Doa ini boleh dibaca setiap pagi atau sebelum berinteraksi dengan banyak orang, seperti ketika bekerja, berdakwah, atau menghadiri acara penting.

Tujuannya bukan untuk mencari pujian, melainkan agar Allah menanamkan kasih sayang dan simpati di hati orang-orang yang kita temui.

Banyak yang meyakini bahwa dengan membaca doa ini secara istiqamah, seseorang akan memiliki aura positif dan daya tarik batiniah yang menenangkan bagi siapa pun di sekitarnya.

Rahasia Kekuatan Doa Nabi Yusuf

Tiga Doa Nabi Yusuf di atas bukan sekadar bacaan spiritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Dari doa-doa tersebut, kita belajar tiga hal penting:

  1. Menjaga diri dari godaan dosa seperti Nabi Yusuf yang memilih penjara daripada maksiat.
  2. Mensyukuri keindahan ciptaan Allah dan berusaha memperindah akhlak.
  3. Memohon cahaya kasih dan ketulusan hati agar disukai bukan karena wajah, tetapi karena kebaikan.

Jika diamalkan dengan ikhlas, doa-doa ini dapat membuka hati, menumbuhkan ketenangan, serta menjadikan seseorang lebih disenangi oleh banyak orang karena pancaran nur ilahi yang ada dalam dirinya.

Nabi Yusuf AS adalah simbol kesempurnaan lahir dan batin. Ia tidak hanya tampan secara fisik, tetapi juga berkarakter lembut, sabar, dan penuh iman. Itulah sebabnya Doa Nabi Yusuf menjadi amalan yang sangat dicintai oleh kaum muslimin.

Membaca dan mengamalkan Doa Nabi Yusuf setiap hari bukan sekadar mencari kecantikan atau daya tarik, melainkan juga upaya untuk meneladani akhlak mulia seorang nabi yang teruji dengan sabar dan iman. []

“Ketampanan akan pudar, tetapi akhlak yang baik akan selalu memancarkan cahaya dalam setiap pandangan.”