Scroll untuk baca artikel
Terkini

Mbak Alfamart Terancam UU ITE Setelah Pergoki Pengemudi Mercy Curi Cokelat

Redaksi
×

Mbak Alfamart Terancam UU ITE Setelah Pergoki Pengemudi Mercy Curi Cokelat

Sebarkan artikel ini

Seorang karyawan Alfamart terancam UU ITE setelah memergoki ibu-ibu pengemudi Mercedes-Benz mencuri 3 batang cokelat.

BARISAN.CO Menjelang siang di Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022 kemarin, Mariana turun dari Mercedes-Benz yang ia kemudikan lalu masuk ke Alfamart.

Ketika Mariana keluar dari minimarket itu, seorang karyawan mengikutinya sambil merekam: rupa-rupanya karyawan itu memergoki Mariana menggondol 3 batang cokelat tanpa membayar.

Karyawan yang merekam itu membuntuti Mariana sampai menuju mobil. Mariana lantas berseru, “Kenapa kamu merekam?”

“Kenapa ibu nggak jujur? Nggak mau bayar dulu,” teriak Mbak Alfamart.

Mbak Alfamart itu meminta Mariana membayar 3 batang cokelat yang diambilnya. Mariana kemudian mengeluarkan coklat yang ia curi, dan membayar sejumlah denda.

Keesokan harinya, sebuah video viral di TikTok berjudul ‘Ibu ber-Mercy sindikat coklat di minimarket’.

Rupanya, ibu yang tampak dalam video itu adalah Mariana. Video itu tersebar dan disaksikan seisi penghuni internet, termasuk anak-anak Mariana yang terkejut mendapati ibunya viral dengan citra negatif.

Tak ambil waktu lama, Mariana lantas datang lagi ke Alfamart Cisauk didampingi seorang pengacara. Mariana mengancam akan melaporkan mbak-mbak Alfamart yang telah memergokinya mengambil cokelat di minimarket dengan UU ITE.

“Video yang beredar itu sangat merugikan Ibu Mariana,” kata Amir, pengacara Mariana, memberi keterangan kepada wartawan, dikutip dari Detikcom.

Hotman Paris Siap Dampingi Mbak Alfamart

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) buka suara terkait pemberitaan karyawannya. Alfamart menyayangkan tindakan sepihak konsumen yang membawa pengacara hingga membuat karyawan tertekan.

Saat ini, Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut, dan akan mengambil langkah hukum apabila diperlukan.

“Alfamart telah menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami,” kata Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya, Solihin, dalam video yang diunggah di akun resmi Twitter Alfamart, Senin (15/8/2022).

Manajemen Alfamart menyatakan, perusahaan sepenuhnya mendukung karyawan yang menjalankan tugasnya sesuai prosedur.

“Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik. Kami berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar menghormati hak semua warga negara di mata hukum,” kata dia. [dmr]