BARISAN.CO – Perkembangan anak adalah kemajuan yang mengacu pada perubah emosional, psikologis hingga biologis artinya pertumbuhan secara menyeluruh. Sedangkan masa usia dini adalah masa keemasan (golden age), pada periode inilah perkembangan mengalami percepatan.
Namun anak berkembang dengan berbagai cara yang berbeda, baik perkembangan fisik, intelektual, emosional maupun sosialnya. Sebab perkembangannya merupakan proses yang dilalui setiap anak mencakup segala hal.
Cakupan tersebut seperti pemberian nutrisi dan gizi pada anak. Begitu juga pola pendidikan atau pembelajaran yang dilalui anak. Hal ini terjadi di semua arena yakni sekolahan, lingkungan sosial dan yang paling utama yakni keluarga.
Proses yang dilalui setiap anak dan mencakup segala sesuatu mulai dari keterampilan fisik seperti duduk dan berdiri, hingga keterampilan sosial dan emosional seperti tersenyum atau menjalin hubungan dengan orang lain.
Lantas bagaimana menilai perkembangan anak? Orang tua maupun guru dapat membuat table atau mengamati setiap proses yang dilalui anak. Mulai dari berperilaku, berpikir, bergerak, dan berbicara adalah petunjuk besar tentang perkembangannya.
Setiap anak berkembang dengan kecepatan mereka sendiri tetapi ada keterampilan tertentu yang harus mereka miliki pada usia tertentu, dan ini dikenal sebagai tonggak pertumbuhan.
Dikutip dari skoolzy.com, tahun-tahun awal yakni masa usia dini adalah waktu yang paling penting untuk mulai membangun pondasi yang kuat bagi anak-anak saat mereka berusaha untuk mencapai tonggak perkembangan mereka.
Masa anak usia dini, setiap minggu bahkan setiap hari melalui beragam informasi dan komunikasi yang ditemukan anak. Ia akan membawa perubahan yang luar biasa saat ia tumbuh secara fisik dan mental.
Anak-anak tumbuh dan berkembang begitu cepat dalam lima tahun pertama kehidupan mereka sehingga penting untuk melacak di mana mereka berada dalam perkembangan.
5 Bidang perkembangan anak Usia Dini
Tonggak atau keterampilan ini dibangun di seluruh bidang utama perkembangan anak yaitu:
1. Perkembangan kognitif
Kognitif anak usia dini yakni tahapan-tahapan perkembangan yang terjadi, bagaimana anak mendapatkan informasi, mengolah informasi dan mengetahui suatu hal.
2. Perkembangan sosial dan emosional
Merupakan proses belajar anak usia dini untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu mampu menyesuaikan diri dan dapat berinteraksi melalui hubungan penuh perasaan dengan orang lain maupun lingkungannya. Sehingga anak berusaha mendengar, mengamati maupun melakukan apa yang telah diterimanya.
3. Perkembangan bicara dan bahasa
Secara umum perkembangan bicara dan bahasa dibagi menjadi dua tahap yakni pralinguistik dan lingustik. Perkembangan bahasa dimulai sejak anak lahir ke dunia, sedakankan masa usia dini anak terus mengalami perkembangan bicara dan bahasa yang cepat.
4. Pengembangan keterampilan motorik halus
Perkembangan keterampilan motorik halus pada anak usia dini yakni kemampuan anak dalam menunjukkan dan menguasai gerakan-gerakan otot-otot indah. Adapun aktivitasnya seperti kemampuan anak membuka pintu, menyikat gigi, bermain di sentra balok ataupun saat melakukan permainan outdoor.
5. Perkembangan motorik kasar
Lain lagi dengan perkembangan keterampilan motoric halus, motorik kasar berpusat keseimbangan dan kordinasi antar anggota tubuh. Adapun perkembangan pada masa anak usia dini, seperti kemampuan melangkah, melompat, menari maupun saat berlari.
Perlu diketahui bahwasanya, perkembangan pertama kali antara motorik kasar lebih dahulu dari pada perkembangan motorik halus.
Bermain dan belajar adalah metode pendidikan anak usia dini. Melalui bermain dan belajar inilah anak akan mengalami perkembangan yang sangat cepet. Hal ini merupakan cara penting bagi seorang anak untuk berkembang secara mental, emosional, dan fisik.





