Panitia resmi merilis site plan Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas lengkap dengan 18 titik utama dan akomodasi bagi lebih dari 3.190 peserta.
BARISAN.CO – Persiapan penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, terus dimatangkan. Menjelang pelaksanaan pada 27-31 Agustus 2026, Panitia Lokal resmi merilis site plan kawasan muktamar yang memuat 18 titik utama penyelenggaraan sekaligus memastikan kesiapan akomodasi untuk menampung lebih dari 3.190 peserta.
Peresmian site plan menjadi salah satu penanda bahwa berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan secara rinci, mulai dari lokasi registrasi, venue pembukaan, ruang sidang, media center, penginapan peserta, hingga fasilitas kesehatan dan dapur umum.
Ketua Panitia Lokal Muktamar NU Ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau yang akrab disapa Gus Rozaq, mengatakan seluruh titik kegiatan telah dipetakan secara detail agar memudahkan mobilitas peserta, tamu undangan, maupun panitia selama lima hari pelaksanaan muktamar.
“Alhamdulillah site plan sudah kita matangkan. Semua titik sudah kita petakan mulai dari tempat sidang, komisi, penginapan, posko kesehatan, sampai dapur umum. Tujuannya agar muktamar ini benar-benar tertib, nyaman, gembira dan membawa berkah,” ujar Gus Rozaq.
Menurutnya, penyusunan site plan dilakukan melalui koordinasi intensif antara Panitia Lokal, Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC) PBNU, PWNU Jawa Timur, PCNU Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang, serta seluruh elemen Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Panitia berharap pembagian kawasan yang jelas dapat memperlancar arus pergerakan ribuan peserta sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lebih efektif.







Site Plan Petakan Seluruh Aktivitas Muktamar

Dalam site plan tersebut, registrasi peserta dipusatkan di MTs Bahrul Ulum, sedangkan Lapangan Untung Surapati Tambakberas akan menjadi lokasi pembukaan Muktamar NU Ke-35.
Berbagai agenda persidangan juga telah dibagi berdasarkan jenis kegiatan. Komisi Organisasi akan berlangsung di dalam Gedung Serbaguna (GSG), sementara Sidang Pleno dan Program dilaksanakan di halaman GSG.
Untuk agenda Komisi Rekomendasi, panitia menempatkannya di Aula Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA). Sedangkan forum Bahtsul Masail Waqi’iyah dipusatkan di Aula Ma’had Aly.
Sementara itu, Bahtsul Masail Qanuniyah akan digelar di Aula Gedung Madrasah Fatah Hasyim, sedangkan Bahtsul Masail Maudhu’iyah menempati halaman MAN 3 Tambakberas.
Panitia juga menyediakan Media Center di Aula Yayasan Bahrul Ulum lantai dua sebagai pusat layanan informasi bagi wartawan yang meliput jalannya muktamar.
Untuk mendukung pelayanan kesehatan peserta, Posko Kesehatan ditempatkan di STIKES Bahrul Ulum. Sementara kebutuhan konsumsi akan dipenuhi melalui Dapur Umum yang berada di depan Kampus 3 MMA.
Selain memetakan lokasi kegiatan, panitia juga menyiapkan sistem akomodasi yang tersebar di enam titik utama di kawasan Tambakberas.
Lokasi pertama berada di Ruang Kelas MMA Putra dan Putri yang menjadi salah satu pusat penginapan peserta.
Lokasi kedua adalah MA Unggulan Putra dan Putri yang memiliki tiga gedung dengan total 21 kamar dan mampu menampung sekitar 220 peserta. Gedung ini juga dilengkapi 27 toilet untuk menunjang kenyamanan tamu.
Penginapan berikutnya berada di Kampus Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA) yang menyediakan total 53 ruang dengan kapasitas sekitar 650 peserta. Area ini terdiri atas Gedung A, Gedung B1, Gedung C Baru, Gedung D atau Rusunawa, serta Gedung F. Khusus Rusunawa dilengkapi sekitar 30 kamar mandi dan fasilitas lift.
Panitia juga memanfaatkan Gedung MAN 3 Tambakberas yang memiliki 62 ruang kelas dengan kapasitas sekitar 620 peserta. Gedung tersebut didukung 62 fasilitas MCK, sehingga rasio pelayanan dinilai cukup ideal.
Lokasi penginapan lainnya berada di MTsN 3 Jombang Tambakberas. Gedung empat lantai tersebut menyediakan sekitar 70 ruang yang mampu menampung 700 peserta. Fasilitas sanitasi juga cukup memadai dengan 48 MCK, sehingga rasio penggunaan toilet mencapai sekitar satu unit untuk setiap 10 peserta.
Kapasitas terbesar berada di Kampus IAIBAFA Tambakberas yang letaknya hanya sekitar 200 meter dari Gedung Serbaguna sebagai pusat kegiatan muktamar.
Di lokasi ini tersedia dua aula besar dengan kapasitas masing-masing sekitar 500 peserta, tiga ruang pertemuan kecil, 25 ruang kuliah, serta halaman kampus yang luas. IAIBAFA juga memiliki sekitar 30 fasilitas MCK, sehingga mampu menjadi salah satu pusat akomodasi utama selama pelaksanaan muktamar.
Secara keseluruhan, enam lokasi tersebut mampu menampung lebih dari 3.190 peserta, sehingga diharapkan seluruh delegasi dari berbagai wilayah dapat memperoleh tempat menginap yang layak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Gus Rozaq menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muktamar NU Ke-35.
“Alhamdulillah enam titik ini sudah siap 100 persen. Dari yang terdekat IAIBAFA sampai Kampus UNWAHA semua kita maksimalkan. Saya menghaturkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh Pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas. Barokah, ridho, dan dukungan panjenengan semua menjadi kekuatan utama terselenggaranya Muktamar NU Ke-35 di Jombang. Semoga menjadi amal jariyah dan keberkahan bagi kita semua. Ini bentuk khidmah Jombang untuk NU. Insyaallah peserta akan nyaman,” ujarnya.
Dengan dirilisnya site plan sekaligus tuntasnya persiapan akomodasi, Panitia Lokal optimistis penyelenggaraan Muktamar NU Ke-35 dapat berlangsung lancar sesuai tema “Muktamar Bergembira dan Berkah”. Seluruh fasilitas utama mulai dari lokasi sidang, penginapan, media center, pelayanan kesehatan, hingga dapur umum telah dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi ribuan peserta yang akan hadir di Tambakberas, Jombang. []









