Scroll untuk baca artikel
Berita

Demo Ricuh di Banyak Kota, Alumni Perguruan Tinggi Desak Pencopotan Kapolri

Redaksi
×

Demo Ricuh di Banyak Kota, Alumni Perguruan Tinggi Desak Pencopotan Kapolri

Sebarkan artikel ini
Demo Ricuh
Sumber Ilustrasi: Kemenpora

Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) menilai Presiden Prabowo perlu merombak total mentalitas pemimpin agar kembali berpihak pada rakyat, terutama Institusi Kepolisian.

BARISAN.CO Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) menyatakan sikap terkait eskalasi demo ricuh yang meluas di berbagai daerah. Mereka menilai kemarahan rakyat dipicu oleh pengkhianatan pemimpin terhadap amanat penderitaan rakyat, serta gaya hidup mewah dan sikap arogan pejabat publik.

Dalam pernyataannya, KAPT menilai moralitas para pemimpin, wakil rakyat, dan aparat telah merosot jauh dari teladan para pendiri bangsa. Mereka menuntut perombakan total mentalitas pemimpin agar kembali berpihak pada rakyat.

KAPT secara khusus mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan koreksi total, diawali dengan memecat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Mereka memperingatkan agar Presiden tidak mengabaikan kemarahan rakyat yang sudah memuncak.

“Kami menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tetap mengkritik dan mengoreksi pemerintah. Bila perlu, turunkan pejabat publik yang tidak berperilaku selayaknya,” demikian pernyataan KAPT.

Berikut adalah versi lengkap dari pernyataan sikap yang diterima redaksi:

PERNYATAAN SIKAP KOMUNITAS ALUMNI PERGURUAN TINGGI

Awan hitam menyelimuti Indonesia. Eskalasi demonstrasi beragam elemen masyarakat, dari para pengendara ojol, buruh, mahasiswa hingga masyarakat umum, di Jakarta dan banyak daerah lain yang berujung aksi kekerasan, pada hakikatnya adalah hukum alam yang sedang bekerja.

Pengkhianatan para pemimpin terhadap amanat penderitaan rakyat sudah sampai pada titik tak tertahankan lagi. Kemarahan sudah memuncak. Kegeraman masyarakat kepada para anggota DPR, Kepolisian dan juga kepala daerah semata adalah akibat dari sudah sedemikian lupa daratannya para anggota dari institusi-institusi tersebut, mulai dari kegemaran pamer gaya hidup mewah, ketulian mendengar aspirasi rakyat, hingga sikap jumawa dan arogan.

Karena itu, bagi kami, Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT), persoalan dasar yang menyebabkan kemarahan rakyat saat ini adalah dangkalnya moralitas dari para pemimpin, dari para wakil rakyat, dari para aparat. Dasar persoalan adalah telah dilupakannya, bahkan telah diremehkan, teladan dari para Bapak dan Ibu Pendiri Bangsa, yang dulu memerdekakan dan memimpin bangsa ini dengan penuh kebersahajaan.

Karenanya, kita membutuhkan perombakan total mentalitas bangsa, kembali kepada sosok pemimpin-pemimpin yang rela berkorban untuk rakyatnya, dan bukan sebaliknya, yakni yang gemar berpesta dan berjoget di atas penderitaan rakyat.

Kami menyerukan kepada Presiden Prabowo untuk melakukan koreksi total terhadap kehidupan berbangsa yang sudah sangat rusak ini, diawali dengan memecat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Jangan sampai, nanti justru Presiden sendiri yang akan menjadi korban dari kemuakan rakyat yang sudah memuncak. Kepada semua elemen masyarakat, mari tetap mengkritik dan mengoreksi pemerintah. Bila perlu, turunkan dari jabatannya para pejabat publik yang tidak berperilaku selayaknya.