Scroll untuk baca artikel
Religi

Doa dan Amalan Malam 27 Rajab, Ibadah Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw

×

Doa dan Amalan Malam 27 Rajab, Ibadah Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw

Sebarkan artikel ini
amalan malam 27 rajab
Ilustrasi

Malam 27 Rajab bukan sekadar peringatan Isra Mi’raj, tapi momentum langit terbuka bagi doa, sholat, dan hajat yang dipanjatkan dengan penuh harap.

BARISAN.CO – Amalan malam 27 Rajab menjadi perhatian besar umat Islam karena malam ini diperingati sebagai peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Pada malam inilah Rasulullah menerima perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah Swt.

Peristiwa spiritual ini bukan hanya menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, tetapi juga momentum bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai ibadah dan doa.

Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam tersebut dengan berbagai amalan, seperti memperingati Isra Mi’raj, memperbanyak sedekah, sholat malam, puasa sunnah, serta memperbanyak istighfar dan sholawat.

Dalam khazanah tradisi Islam, amalan malam 27 Rajab diyakini memiliki keutamaan besar, terutama doa-doa yang dibaca pada malam tersebut.

Salah satu doa yang masyhur dinukil dari Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri, yang secara khusus dianjurkan dibaca pada malam Isra Mi’raj.

Bacaan Doa Malam 27 Rajab

Doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam 27 Rajab adalah sebagai berikut:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.

Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat yang Engkau khususkan kepada pemimpin para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, aku memohon kepada-Mu agar Engkau merahmati hatiku yang sedih dan mengabulkan doaku, wahai Dzat Yang Maha Dermawan.”

Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H) dalam kitab Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz menjelaskan bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut pada tanggal 27 Rajab, kemudian menyampaikan hajatnya kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan hajatnya, melapangkan urusannya, serta menghidupkan hatinya di saat banyak hati manusia mulai mati.

Amalan 27 Rajab Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw

  1. Sholat Malam 27 Rajab

Sholat malam 27 Rajab dilaksanakan sebanyak 12 rakaat, dengan 6 kali salam (dua rakaat dua rakaat). Pada setiap rakaat, setelah membaca Surah Al-Fatihah, dilanjutkan membaca Surah Al-Ikhlas satu kali.

Niat sholat malam 27 Rajab:

اصلى ليلة المعراج ركعتين مستقبل القبلة سنة لله تعالى

Ushalli lailatal mi’raj rak‘ataini mustaqbilal qiblati sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku niat sholat malam Mi’raj dua rakaat menghadap kiblat, sunnah karena Allah Ta‘ala.”

Setelah sholat, dianjurkan membaca:

  • Tasbih 100 kali
  • Istighfar 100 kali
  • Sholawat 100 kali
  • Kemudian membaca doa malam 27 Rajab sebanyak tiga kali.

Fadilahnya, menurut Imam Muhammad bin Abdul Wahid an-Nazhifiy (1270–1366 H), siapa saja yang mengerjakan sholat malam Mi’raj dan membaca doa tersebut, maka Allah akan mengabulkan doanya, mengangkat derajatnya, serta menghidupkan hatinya dengan berbagai kebaikan.

  1. Berpuasa di Hari 27 Rajab

Puasa sunnah pada tanggal 27 Rajab juga dianjurkan.

Niat puasa: “Aku niat puasa sunnah tanggal 27 Rajab esok hari karena Allah Ta‘ala.”

Rasulullah Saw bersabda:

من صام يوم السابع والعشرين من رجب كتب له ثواب صيام ستين شهرا

Artinya: “Barang siapa berpuasa pada hari ke-27 bulan Rajab, maka ditulis baginya pahala puasa selama 60 bulan.” (HR. Abu Hurairah)

  1. Membaca Istighfar sebelum Sholat Jumat

Amalan ini merupakan ijazah dari KH. Maimoen Zubair, yakni membaca istighfar 700, 70, atau 7 kali sebelum khatib naik mimbar pada Jumat terakhir bulan Rajab.

Barang siapa mengamalkannya, insya Allah akan dimudahkan rezekinya sepanjang tahun.

  1. Membaca Sholawat Saat Khutbah Jumat Terakhir Rajab

Dianjurkan membaca:

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

sebanyak 35 kali. Berdasarkan keterangan dalam kitab Kanzun Najah was Surur, bacaan ini dapat dilakukan di dalam hati agar tetap menjaga adab mendengarkan khutbah.

  1. Memperbanyak Doa di Malam 27 Rajab

Malam 27 Rajab adalah waktu yang baik untuk menyampaikan seluruh hajat dan keinginan kepada Allah Swt. Dengan berdoa penuh khusyuk, hati akan dilapangkan dan ditenangkan oleh rahmat-Nya.

Semoga Allah Swt senantiasa memberikan kemudahan dalam segala urusan kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang shalih.

Sumber rujukan:

  • Kitab Al-Ghunyah Juz 1, karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani RA
  • Kitab Khozīnatul Asrār, karya Sayyid Muhammad Haqqi an-Nazily