Scroll untuk baca artikel
religi

Doa dan Amalan Malam 27 Rajab, Ibadah Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw

×

Doa dan Amalan Malam 27 Rajab, Ibadah Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw

Sebarkan artikel ini
amalan malam 27 rajab
Ilustrasi

اصلى ليلة المعراج ركعتين مستقبل القبلة سنة لله تعالى

Ushalli lailatal mi’raj rak‘ataini mustaqbilal qiblati sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku niat sholat malam Mi’raj dua rakaat menghadap kiblat, sunnah karena Allah Ta‘ala.”

Setelah sholat, dianjurkan membaca:

  • Tasbih 100 kali
  • Istighfar 100 kali
  • Sholawat 100 kali
  • Kemudian membaca doa malam 27 Rajab sebanyak tiga kali.

Fadilahnya, menurut Imam Muhammad bin Abdul Wahid an-Nazhifiy (1270–1366 H), siapa saja yang mengerjakan sholat malam Mi’raj dan membaca doa tersebut, maka Allah akan mengabulkan doanya, mengangkat derajatnya, serta menghidupkan hatinya dengan berbagai kebaikan.

  1. Berpuasa di Hari 27 Rajab

Puasa sunnah pada tanggal 27 Rajab juga dianjurkan.

Niat puasa: “Aku niat puasa sunnah tanggal 27 Rajab esok hari karena Allah Ta‘ala.”

Rasulullah Saw bersabda:

من صام يوم السابع والعشرين من رجب كتب له ثواب صيام ستين شهرا

Artinya: “Barang siapa berpuasa pada hari ke-27 bulan Rajab, maka ditulis baginya pahala puasa selama 60 bulan.” (HR. Abu Hurairah)

  1. Membaca Istighfar sebelum Sholat Jumat

Amalan ini merupakan ijazah dari KH. Maimoen Zubair, yakni membaca istighfar 700, 70, atau 7 kali sebelum khatib naik mimbar pada Jumat terakhir bulan Rajab.

Barang siapa mengamalkannya, insya Allah akan dimudahkan rezekinya sepanjang tahun.

  1. Membaca Sholawat Saat Khutbah Jumat Terakhir Rajab

Dianjurkan membaca:

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

sebanyak 35 kali. Berdasarkan keterangan dalam kitab Kanzun Najah was Surur, bacaan ini dapat dilakukan di dalam hati agar tetap menjaga adab mendengarkan khutbah.

  1. Memperbanyak Doa di Malam 27 Rajab

Malam 27 Rajab adalah waktu yang baik untuk menyampaikan seluruh hajat dan keinginan kepada Allah Swt. Dengan berdoa penuh khusyuk, hati akan dilapangkan dan ditenangkan oleh rahmat-Nya.

Semoga Allah Swt senantiasa memberikan kemudahan dalam segala urusan kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang shalih.

Sumber rujukan:

  • Kitab Al-Ghunyah Juz 1, karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani RA
  • Kitab Khozīnatul Asrār, karya Sayyid Muhammad Haqqi an-Nazily