Keutamaan: Mengandung permohonan kebaikan malam, perlindungan dari keburukan, kemalasan, siksa kubur dan neraka.
- Allahumma Bika Amsaynaa (1 Kali)
اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Allāhumma bika amsaynā wa bika aṣbaḥnā, wa bika naḥyā wa bika namūtu, wa ilaikal-maṣīr.
Artinya: “Ya Allah, dengan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang, dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali.”
Keutamaan: Menanamkan kesadaran hidup sepenuhnya dalam kuasa Allah dan kesiapan menghadapi kematian dengan iman.
- Sayyidul Istighfar (Dibaca 1 Kali)
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya wa abū’u bidzanbī faghfirlī, fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.”
Keutamaan: Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai penghulu istighfar. Siapa yang membacanya pada petang hari dengan penuh keyakinan lalu wafat pada malam itu, maka ia masuk surga (HR. Bukhari).
- Doa Persaksian Tauhid (Dibaca 4 Kali)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ، وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلَائِكَتَكَ، وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Allāhumma innī amsaytu usy-hiduka wa usy-hidu ḥamalata ‘arsyika wa malā’ikataka wa jamī‘a khalqika, annaka antallāhu lā ilāha illā anta waḥdaka lā syarīka laka, wa anna Muḥammadan ‘abduka wa rasūluka.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku pada petang ini mempersaksikan Engkau, para malaikat pemikul ‘Arsy-Mu, para malaikat-Mu dan seluruh makhluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.”
Keutamaan: Barang siapa membacanya empat kali pada pagi atau petang, maka Allah akan membebaskannya dari siksa neraka (HR. Abu Dawud).









