Akan tetapi, untuk pembelian hampers atau bingkisan Ramadan dan Idul Fitri, mayoritas masyarakat mengaku akan membeli langsung ke toko.
Pemberian hampers ini dilakukan untuk menunjukkan rasa kasih sayang yang pada beberapa tahun terakhir semakin populer akibat pandemi Covid-19. Pemberian bingkisan ini menurut hasil survei pada report Ramadan dan Idul Fitri tahun 2022 oleh Jakpat, berguna sebagai ganti dari kehadiran secara fisik saat mengalami keterbatasan untuk bersilaturahmi secara langsung.
Namun demikian, sekitar 1 dari 5 orang muda-mudi (Gen Z dan Milenial) juga menganggap pemberian hampers ini sebagai simbol status sosial. Pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini sebanyak 34% Gen Z merencanakan untuk menyiapkan anggaran untuk membeli hampers.
Anggaran yang dipersiapkan oleh mayoritas Gen Z adalah tidak lebih dari Rp250.000 untuk setiap paket hampers. Bahkan 28% Gen Z menyiapkan budget di bawah Rp100.000 untuk setiap paketnya. Hampers ini umumnya akan berupa kue kering lalu disusul dengan makanan siap santap, seperti kue basah, lauk pauk, cake, dan roti.