Scroll untuk baca artikel
Terkini

Manjakan Masyarakat, Anies Garap Integrasi Pembayaran Moda Transportasi Jabotabek

Redaksi
×

Manjakan Masyarakat, Anies Garap Integrasi Pembayaran Moda Transportasi Jabotabek

Sebarkan artikel ini

Barisan.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai integrasikan pembayaran antarmoda transportasi mulai dari moda raya terpadu (MRT), kereta rel listrik (KRL), TransJakarta hingga lintas rel terpadu (LRT).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan secara resmi mengumumkan kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan sejumlah kementerian untuk mengintegrasikan mode transportasi massal publik. Kementerian dimaksud yakni, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

MoU bertajuk Perjanjian Pemegang Saham Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi itu diteken oleh masing-masing pimpinan perusahaan. Di antaranya, Jak Lingko, MRT Jakarta, TransJakarta, Jakpro dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). Selain itu juga hadir PT KAI dan PT KCI selaku pengelola KRL.

“Alhamdulillah, kita bersyukur pada sore hari ini menjadi saksi penandatanganan shareholder agreement. Ini adalah sebuah babak baru, di dalam transportasi publik di Indonesia umumnya dan di Jakarta, pada khususnya. Kita memasuki era di mana pergantian antar moda menjadi sesuatu yang normal,” ucap Anies di Kementerian Perhubungan, Jakarta (15/7/2020).

Kerja sama disebut shareholder agreement ini menurut Anies, bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Rencana ke depannya, Pemprov bersama dua kementerian ini akan menyederhanakan sistem pembayaran transportasi publik massal menjadi satu.

“Lalu pada sore hari ini ticketingnya menjadi satu. Dengan begitu kita bisa nantinya, menyaksikan warga cukup dengan memiliki satu device. Apakah itu nantinya kartu, apakah nantinya cellphone? Apapun, tetapi instrumen tunggal yang bisa digunakan untuk semua moda transportasi di Jakarta,” ujar Anies.

Sistem Pengelolaan, kata Anies, akan dilakukan oleh institusi baru, kemudian lahir melalui kerja sama ini, yakni PT JakLingko Indonesia. Selain itu, sistem integrasi ini tidak hanya dilakukan di Jakarta, tapi dapat diperluas hingga ke area Jabodetabek.

“Pengintegrasian ini kemudian, nanti akan menyaksikan melahirkan sebuah institusi PT JakLingko Indonesia yang akan mengintegrasikan tarif dan tiket,” kata dia.

“Nah JakLingko Indonesia ini dari namanya sudah mencerminkan linknya tersambungkan.”

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai hal tersebut menjadi titik awal integrasi transportasi publik yang sangat penting. Sebab integrasi tersebut dimulai dengan sistem pembayaran yang terintegrasi.

“Hal ini adalah terobosan besar dimana semua proses pembayaran antarmoda akan saling terhubung, baik di perhubungan darat, perkeretaapian bahkan nantinya untuk angkutan ojek online dan untuk taksi,” ujar Budi.

Dalam waktu dekat, PT MITJ akan menunjuk konsultan untuk melakukan studi terkait sistem, teknologi, dan model investasi paling tepat untuk integrasi pembayaran antar moda bagi Jabodetabek. Selanjutnya, akan digelar beauty contest untuk memilih mitra strategis sistem pembayaran yang menggunakan metode electronic fare collection (EFC). []


Penulis: Rifa’i

Editor: Busthomi