Ekonomi

Mengenal Lebih Dalam tentang Apa itu NFT

Riski Riadi
×

Mengenal Lebih Dalam tentang Apa itu NFT

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi via uzone.id.

BARISAN.CONon Fungible Token atau lebih dikenal dengan sebutan NFT saat ini menjadi perbincangan belakangan ini.

NFT sendiri belum begitu dikenal oleh masyarakat banyak, hal inilah yang menjadi satu alasan mengapa NFT menjadi topik hangat. Masyarakat tertarik dan penasaran apa itu NFT dan keunggulan NFT.

Selain itu banyak pihak yang mengklaim bahwa NFT merupakan suatu teknologi masa depan, yang akan mengambil alih dunia seni digital dan barang koleksi.

NFT juga dipandang oleh berbagai pihak sebagai suatu investasi yang layak dan dapat menguntungkan, serta bisa disesuaikan bagi para pembeli yang lebih muda, kreatif, dan cerdas secara digital.

Apa Itu NFT?

NFT merupakan suatu hal yang memiliki dua sisi. Satu sisi ia merupakan suatu aset unik digital yang dibuat dan digunakan melalui proses teknologi blockchain. Selain itu NFT juga merupakan suatu bukti keauntetikan aset digital. Pada hal ini NFT berfungsi sebagai aset digital dan juga bukti bahwa aset tersebut asli.

Secara umum NFT merupakan token yang dapat digunakan untuk mewakili suatu kepemilikan aset digital yang unik. NFT juga menandakan bahwa suatu aset hanya dapat mempunyai satu pemilik yang resmi pada suatu waktu. Jadi ketika ingin mengubah kepemilikan tersebut, harus melalui proses transaksi NFT.

NFT dalam istilah ekonomi juga dapat digunakan untuk menandakan hal-hal aset, seperti kepemilikan file lagu, karya seni, bahkan objek dengan bentuk fisik. Hal tersebut juga dilakukan sebab, hal-hal yang dipertukarkan suatu aset atau item yang unik.

Bentuk NFT

NFT sendiri dapat berupa aset atau karya seni yang berbentuk digital, seperti musik, gambar, video, meme, hingga tweet.

Proses pembentukan NFT yaitu proses “pencetakan’, hal tersebut memiliki konsep yang mirip dengan pembuatan koin logam yang dicetak untuk menunjukkan bahwa koin tersebut sah.

Pada proses pencetakan NFT, berarti menghasilkan suatu token yang unik di blockchain serta membentuk sertifikat keaslian elektronik.

Aset digital seperti halnya video MP4 dan gambar GIF yang banyak beredar itu mudah disalin serta dilakukan distribusi ulang ke tempat lain. Maka ketika pembeli melakukan proses transaksi NFT, pembeli perlu mengetahui bahwa penjual tersebut merupakan pemilik sah aset dan aset tersebut memang autentik.

Hal ini dapat dilakukan dengan teknologi blockchain, yang memvalidasi dan menyimpan catatan tentang siapa pembuat NFT serta transaksi yang terjadi pada aset NFT tersebut.

Teknologi blockcahin yang berfungsi sebagai pencatat NFT tersebut tidak dapat dipalsukan, sebab catatan disimpan pada buku besar digital di berbagai komputer di dunia internet. Misalnya, seorang hacker mungkin dapat menyalin atau memalsukan data di satu komputer, tetapi tidak di semua komputer yang menggunakan teknologi blockchain.

Proses Transaksi NFT

Non Fungible Token sesuai namanya, merupakan aset yang tidak dapat dipertukarkan. Sebab NFT merupakan suatu aset unik satu-satunya yang ada. Hal ini berbeda dengan komoditas, saham biasa, atau mata uang yang dapat dipertukarkan.

NFT akan menghasilkan keuntungan bagi pembuat dan penjual NFT, tergantung dari permintaan dan penawaran akan NFT tersebut.

Hal ini sesuai dengan hukum ekonomi “Supply & Demand”, oleh sebab itu para pembuat aset NFT akan membatasi pasokan ketika mereka ingin meningkatkan permintaan terhadap NFT tersebut. NFT dapat dijual pada beberapa platform seperti Rarible, CryptoPunks, CryptoKitties, dan OpenSea.