Scroll untuk baca artikel
Terkini

Program Caleg Muda Turun Tangan Diapresiasi & Diminati Banyak Kalangan

Redaksi
×

Program Caleg Muda Turun Tangan Diapresiasi & Diminati Banyak Kalangan

Sebarkan artikel ini

Gerakan Turun Tangan termasuk pelopor pendidikan politik di Indonesia.

BARISAN.CO Gerakan Turun Tangan menggelar bootcamp Caleg Muda. Acara dihelat 1-4 Maret di Liberta Hotel Kemang, Jakarta Selatan.

Mengusung tajuk #TakdirnyaBerjuang, ada sebanyak 20 peserta calon legislator muda yang ikut serta di dalamya. Mereka nantinya diproyeksi duduk di DPRD kota/kabupaten/provinsi dan DPR RI.

Adapun para peserta berasal dari pelbagai partai politik (Parpol), seperti Nasdem, PKS, Golkar, PDIP, Demokrat, PPP, PAN, Gelora, dan Partai Hijau itu diberikan materi tentang kepemiluan dan strategi meraih suara yang optimal.

Para peserta digali mulai dari wawasan dan juga skillset politiknya. Aspek wawasan mengacu pada pengetahuan tentang Pemilihan Umum (Pemilu) alias ke-pemilu-an. Sementara skillset mengacu pada peningkatan kemampuan teknis dalam memenangkan Pemilu. 

Ketua Gerakan TurunTangan, M Chozin Amirullah menuturkan, hadirnya program Caleg Muda diharapkan menjadi inisiasi program lain dan bisa ditirukan atau menginspirasi program lainnya. Program ini juga merupakan upaya untuk mencegah politik transaksi yang merajalela di Indonesia.

“Indonesia pernah mengalami masa emas yang puncaknya adalah kemerdekaan. Ketika anak-anak bergerak punya gagasan. Kemudian gagasan itu saling dibenturkan sehingga bernegosiasi satu sama lain dan menghasilkan kebijakan atau kesepakatan bersama,” tuturnya.

Project Manager Caleg Muda, Fauzan Sukry menjelaskan, program bootcamp Caleg Muda ini diapresiasi oleh masyarakat dan diikuti secara antusias oleh peserta.

“Kurang lebih ada 111 Calon Legislatif (Caleg) muda yang berminat dan mendaftar dalam program ini, namun diseleksi ketat sehingga hanya 20 orang terbaik yang bisa mengikuti bootcamp ini,” jelasnya.

Pasca-training, Fauzan Sukry mengatakan, para peserta akan mengikuti tahap coaching. Program Caleg Muda merupakan sebuah sekolah politik alternatif, berbeda dengan sekolah politik biasa, program Caleg Muda menawarkan materi seputar strategi kemenangan.

“Harapannya, para peserta dapat duduk di kabupaten, provinsi, bahkan tingkat pusat. Pun kami mendorong agar senantiasa mengedepankan etika politik yang baik. Selain itu, para Caleg ini memiliki nilai yang sama dengan Gerakan Turun Tangan, yakni berintegritas dan pengalaman di bidang sosial dan politik,” imbuhnya.

Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menjadi salah satu pemateri dalam acara ini. Ia mengatakan, implementasi nilai-nilai demokrasi tecermin dalam pelatihan ini,  mulai dari nilai-nilai anti-korupsi, jujur, adil, terbuka, transparan. 

“Saya berharap betul caleg muda dan program Caleg Muda yang diselenggarakan oleh TurunTangan ini mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi dalam diri mereka yang terlibat,” harapnya.

“Oleh karena itu, saya mengundang para orang muda, caleg muda untuk terlibat dalam Program Caleg Muda Turun Tangan. Semoga lebih banyak lagi orang-orang yang bisa terlibat dan menjadi bagian dari membangun Indonesia bersama orang-orang muda,” lanjutnya.

Salah satu peserta Program Caleg Muda, Suryo Albar memaparkan, program ini menguatkan alasannya untuk maju sebagai caleg di provinsi Jawa Tengah.

“Saya sudah mendapatkan yang pertama strong why alasan dasar, mengapa kemudian kita berpolitik. Kedua adalah tool atau metode bagaimana cara berpolitik dengan berbagai macam instrumen ilmiah. Yang selanjutnya adalah saya mendapatkan best practice dari para pemateri yang disediakan yang disiapkan oleh tim caleg muda,” paparnya.

Tak lupa Suryo pun mengungkapkan perasaannya ketika melakukan kunjungan lapangan.