Terkini

Roket China Diprediksi Jatuh ke Perairan Internasional Akhir Pekan Ini

Anatasia Wahyudi
×

Roket China Diprediksi Jatuh ke Perairan Internasional Akhir Pekan Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Reuters.

BARISAN.COStasiun luar angkasa China, China Space Station, pada 29 April lalu melakukan peluncuran roket perdana dari tiga elemen yang telah direncanakan dengan roket Long March 5B.

Setelah terpisah dari modul stasiun luar angkasa, roket mulai mengorbit ke bumi dalam lintasan yang tidak teratur. Gerakan inilah yang kemudian sulit untuk memprediksi cara ledakan roket tersebut akan jatuh ke bumi.

Para ahli mencatat jika roket yang jatuh dari langit sebagian besar masih utuh sehingga memungkinkan jika roket yang diluncurkan tersebut akan jatuh ke laut karena planet ini terdiri dari 70% air.

Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan. Kemungkinan lainnya ialah bisa saja menabrak daerah berpenghuni atau menabrak kapal.

Sementara itu pihak Partai Komunis China melalui The Global Times, meyakini bahwa puing roket miliknya akan jatuh ke perairan internasional saat masuk kembali ke lapisan atmosfer bumi di akhir pekan ini.

“Mendarat di daerah berpenghuni adalah hype,” isi artikel tersebut.

The Global Time menyebut tidak perlu panik karena roket tersebut kemungkinan besar terbakar saat masuk kembali ke Bumi dan hanya menyisakan sebagian kecil yang mungkin jatuh ke tanah, yang berpotensi mendarat di daerah yang jauh dari aktivitas manusia.

Sebelumnya, pada Rabu (5/5), Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, yang melacak lintasan roket tersebut,. meyakini roket China akan kembali ke bumi pada hari Sabtu, waktu AS.

Sementara itu, Profesor Steve Freeland dalam sebuah artikel The Conversation mengatakan, puing-puing roket yang beratnya beberapa ton boleh jadi jatuh ke Bumi dalam beberapa minggu mendatang.

“Sulit untuk memprediksi di mana objek akan mendarat. Bisa di mana saja dalam garis lintang sedikit lebih jauh ke utara dari New York, Madrid, dan Beijing, dan sejauh selatan Chili Selatan dan Wellington, New Zealand,” kata Freeland.

Juru bicara Pentagon, John Kirby menyebutkan ada kemungkinan jatuh secara utuh, namun terlalu dini untuk melakukan antisipasi seperti menghancurkan puing-puing ruang angkasa bisa saja dilakukan jika wilayah yang diduduki oleh manusia terancam.

“Kami masih melacaknya. Kami mengikutinya sedekat mungkin,” ujar Kirby.

Kirby menambahkan saat ini masih terlalu dini untuk mengetahui lokasi tujuan kejatuhan puing-puing roket itu. Apabila diketahui akan membahayakan umat manusia, Pentagon akan melakukan tindakan untuk mengatasinya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *