Risalah

Sholawat Tibbil Qulub, Bacaan Lengkap dan Keutamaannya

Lukni Maulana
×

Sholawat Tibbil Qulub, Bacaan Lengkap dan Keutamaannya

Sebarkan artikel ini
sholawat tibbil qulub
Bacaan sholawat tibbil qulub

Bacaan Sholawat Tibbil Qulub teks arab, latin, artinya dan keutamaan mengamalkan sholawat yang biasa disebut sholawat syifa atau penyembuh

BARISAN.CO – Pada saat pendemi Covid-19, sholawat tibbil qulub menjadi amalan, zikir, dan bahkan puji-pujian yang dilantunkan di musala atau masjid. Hal ini sebagai upaya untuk meredam penyebaran virus corona yakni dengan doa dan amalan sholawat tersebut. Sholawat adalah perintah Allah Swt, dan bahkan Allah Swt turut membaca sholwat untuk Nabi Muhammad Saw.

Allah Swt berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

“Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56).

Sholawat tibbil qulub disebut juga sebagai sholawat syifa yang berarti penyembuh. Sholawat ini termasuk sholawat thibbiyah yakni doa penyembuh, baik penyakit fisik maupun obat hati.

Jadi arti sholawat tibbil qulub adalah doa penyembuh. Sholawat ini merupakan amalan atau zikir untuk mencegah dari berbagai macam penyakit. Zikir ini juga dapat dipercaya menjadi penawar untuk dianjurkan, sebagaimana saat pandemi Covid-19.

Begitu juga sholawat tibbil qulub bukan semata-mata untuk menyembuhkan penyakit yang tampak. Melainkan juga untuk menyembuhkan hati yang kaku, keras ataupun saat mengalami kegoyahan dalam menjalani hidup ini.

Sejarah sholawat tibbil qulub

Sebagaimana dalam kitab Mafatih As-Saadah fi Sholawat atau Pintu Pembuka Kebahagiaan dalam Sholawat). Pengarangnya yakni Habib Abu Bakar bin Abdullah bin Alwi bin Abdulloh bin Tholib Al-Athos.

Menurut riwayat lain bahwa sholawat tibbil qulub merupakan sholawat Gubahan dari seorang Ulama Mesir. Ulama yang dimaksud adalah Syekh Ahmad ibn Ahmad Ibn Ahmad Al-Adawi Al-Maliki Al-Khalawati Al-Dardir.

Penggubah sholawat ini bergelar al-Maliki yang mana merujuk kepada madzhab yang dijadikan tempat hukum Syekh Ahmad bin Ahmad. Dikenal dengan nama Syekah Dardir dan mendapat julukan sebagai Abu Barakat yang artinya bapaknya keberkahan.

Gubahan dapat ditemukan dalam kitab Saadah ad-Darain fi Shalat ‘Ala Sayyid Al-Kaunnain yang ditulis oleh Syekh Yusuf bin Ismail. Pengarang kitab ini menisbatkan tulisan kepada Syaikh Ad-Dardir.

Lirik Sholawat Tibbil Qulub

Berikut ini lirik teks arab, latin dan terjemah:

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allahumm shalli ‘ala sayyidina Muhammadin, tibbil quluubi wa dawaa-iha, wa ‘aafiyatil abdaani wa syifa-iha, wa nuuril abshoori wa dliyaa-iha, wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa sallim.”

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad Saw yang menjadi obat dan penyembuhan hati, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya, dan berilah kesejahteraan.”

Cara Mengamalkannya

Sesungguhnya membaca sholawat selain sebagai perintah yang memiliki derajat wajib bagi umat Islam, memiliki beragam manfaat. Maka selayaknya cara mengamalkannya yakni dengan menjadikan sholawat sebagai zikir pagi dan petang.

Begitu juga amalan sholawat tibbil qulub ini dapat dibaca menjadi wirid untuk masa penyembuhan penyakit. Jika hati gundah dan gusar, selayaknya sholawat ini juga menjadi amalan yang baik untuk dibaca.