Media sosial sedang heboh dengan video-video realistis yang ternyata dibuat hanya dari teks, semua berkat kecanggihan Veo 3 AI dari Google DeepMind.
BARISAN.CO – Dalam beberapa minggu terakhir, media sosial diramaikan oleh kemunculan video-video pendek yang tampak seperti hasil produksi profesional, tetapi nyatanya dibuat hanya dari perintah teks. Tren ini muncul berkat kehadiran Veo 3 AI, sebuah teknologi terbaru dari Google DeepMind yang memungkinkan siapa pun menciptakan video realistis dengan kualitas sinematik hanya melalui deskripsi singkat.
Video-video ini bahkan dilengkapi audio otomatis yang sinkron dengan visualnya. Banyak kreator konten, pendidik, hingga pegiat media kini mulai mengadopsi teknologi ini karena kecepatan dan kemudahan yang ditawarkannya dalam membuat video sekelas studio film.
Veo 3 adalah model AI generatif berbasis video yang dikembangkan oleh Google DeepMind dan diluncurkan dalam ajang Google I/O 2025.
Teknologi ini dirancang untuk menerjemahkan narasi teks menjadi video lengkap dengan efek visual dan audio yang sesuai.
Tak hanya membuat gambar bergerak, Veo 3 juga mampu menambahkan suara, dialog, musik latar, hingga efek audio yang mendukung adegan.
Hasilnya pun sangat mengesankan: video beresolusi tinggi hingga 4K dengan framerate mencapai 60fps. Veo 3 membawa imajinasi ke layar dengan detail yang nyaris menyamai produksi profesional.
Fitur-fitur unggulan dari Veo 3 antara lain kemampuannya untuk menghasilkan video dari teks atau gambar. Pengguna hanya perlu memasukkan deskripsi, misalnya “sebuah kota futuristik di malam hari dengan mobil terbang dan lampu neon”, dan Veo akan mengubahnya menjadi video visualisasi yang mengagumkan.
Selain itu, fitur audio otomatisnya membuat pengalaman semakin imersif karena suara-suara yang muncul akan disesuaikan dengan adegan. Musik latar pun dipilih secara otomatis berdasarkan suasana yang ditangkap dari perintah teks.
Tak ketinggalan, Veo 3 juga memahami bahasa alami yang kompleks, sehingga pengguna bisa menulis perintah dengan narasi yang panjang dan tetap dimengerti oleh sistem.
Lalu, bagaimana cara mendapatkan akses ke Veo 3 AI? Untuk mencobanya, Anda bisa mengunjungi situs resmi di https://veo3.io atau melalui platform Gemini milik Google di https://gemini.google/overview/video-generation.
Saat ini, Veo 3 tersedia secara terbatas melalui langganan Google AI Pro atau Ultra. Paket Ultra, yang menyediakan akses penuh terhadap kemampuan Veo 3, dibanderol sekitar $249 per bulan dan baru tersedia di Amerika Serikat.
Jika Anda belum memiliki akun, Anda harus masuk menggunakan akun Google untuk mengakses layanan ini.
Setelah masuk, Anda akan diberi pilihan untuk membuat video dengan dua cara: “Text to Video” atau “Image to Video”.
Anda bisa mengetikkan deskripsi video yang Anda inginkan atau mengunggah gambar referensi. Misalnya, jika Anda menulis: “A mystical forest with glowing trees under a purple sky”, maka dalam beberapa menit, Veo akan memproses dan menampilkan video yang sesuai dengan imajinasi tersebut.
Durasi maksimal saat ini adalah 30 detik untuk pengguna Ultra, dan video dapat diunduh dalam format MP4 atau MOV, lalu langsung dibagikan ke media sosial seperti TikTok, Instagram, atau YouTube Shorts.
Berbagai contoh hasil video dari Veo 3 telah beredar luas, mulai dari pemandangan alam yang dramatis, kota-kota futuristik, hingga animasi edukatif tentang ilmu pengetahuan.
Beberapa pengguna bahkan telah menggunakannya untuk membuat cerita pendek animasi, video presentasi, dan konten sinematik fiksi ilmiah.
Hal ini menunjukkan betapa fleksibelnya teknologi Veo 3 untuk berbagai kebutuhan kreatif, baik personal maupun profesional.
Namun di balik kekaguman terhadap inovasi ini, muncul pula beberapa kekhawatiran. Banyak pekerja kreatif mempertanyakan apakah teknologi seperti Veo akan mengancam peran editor video, ilustrator, hingga animator tradisional.
Ada juga diskusi serius mengenai hak cipta dan keaslian karya yang dibuat oleh AI, serta potensi penyalahgunaannya untuk membuat video palsu atau manipulatif.
Meski demikian, sebagian besar pakar teknologi sepakat bahwa penggunaan AI seperti Veo sebaiknya dilihat sebagai alat bantu, bukan pengganti kreativitas manusia.
Kesimpulannya, Veo 3 AI adalah sebuah lompatan besar dalam dunia produksi konten digital. Teknologi ini membuka peluang baru bagi siapa pun yang ingin membuat video berkualitas tinggi tanpa perlu perangkat mahal atau keterampilan teknis lanjutan.
Jika Anda seorang kreator, pebisnis, pendidik, atau sekadar pengguna media sosial yang ingin membuat konten menakjubkan, Veo 3 AI adalah alat revolusioner yang layak untuk dicoba. Kunjungi situs resminya, daftar, dan mulailah berkreasi dengan bantuan kecerdasan buatan. []





