Scroll untuk baca artikel
Terkini

2021 Tahun Kerbau Logam, Makna dan Sektor Usaha Ini Jadi Primadona

Redaksi
×

2021 Tahun Kerbau Logam, Makna dan Sektor Usaha Ini Jadi Primadona

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Memasuki tahun 2021 yang merupakan tahun ganjil. Berdasarkan astrologi China tahun 2021 merupakan tahun Kerbau Logam. Dilansir dari China Highlights, Shio Kerbau memiliki sifat tekun, ketergantungan, kuat, dan bertekad.

Shio Kerbau memiliki sifat alami yang jujur. Ia dikenal sangat patriotik, memiliki cita-cita dan ambisi untuk hidup, mementingkan keluarga dan pekerjaannya. Sedangkan menurut budaya China seekor kerbau perempuan adalah seorang istri yang setia dan mementingkan pendidikan anak-anaknya.

Sedangkan dalam peradaban Jawa juga memiliki simbol ajaran moral terhadap relief. Seperti relief cerita tentang kerbau dan kera yang mengadung ajaran moral, simbolisme agraris dan etos kerja. Kerbau diinterprestasikan sebagai simbol pandangan kaum petani Jawa. Kerbau sebagai penggarap sawah dan memberikan kemakmuran sebagai raja kaya atau hewan ternak yang bernilai.

Sehingga acapkali ritual kebudayaan memakai simbol kerbau. Seperti tradisi melarung kepala kerbau ke laut. Kebaru selain sebagai hewan idealitas peradaban agraris, kerbau menjadi sesaji dan perantara hubungan antara Tuhan, Alam dan Manusia. Bahkan kerbau di beberapa daerah sebagai hewan yang memiliki kesakralan dan keagungan.

Menurut Sindhunata (2010) kerbau dalam kepercayaan masyarakat Jawa merupakan patron bagi pertanian. Kerbau mencerminkan kekuasaan dan kebudayaan agraris. Kerbau juga menjadi simbol dari mentalitas rakyat di hadapan penguasa dan alam.

Kerbermaknaan kerbau mengandung proses transformasi sosial, ekonomi, politik, dan kultural. Kerbau sebagai simbol terus ada dengan sekian tendensi pembacaan dan penafsiran. Peran kerbau dalam geliat peradaban Jawa turut menentukan eksistensi para penguasa Jawa. Kultur sawah dan peran kerbau menjadi ukuran kemakmuran desa, pengejawantahan praktik kekuasaana elite.

Sejarah Mataram dalam politik pangan ditopang peran dan pengaruh kerbau. Makna politis ini kelak menjadi urusan genting karena kebijakan pertanian elite tradisional dan pemerintah kolonial membuat derita. Begitupun juga makna politis kerbau dalam kekuasaan bisa kita tilik melalui uraian Raffles dalam The History of Java.

Orang Sunda menyebut kerbau dengan nama munding, orang Jawa menyebut dengan nama maesa atau kebo. Sebutan munding itu dijadikan penghormatan untuk jasa seorang pangeran, sosok pemula dalam memperkenalkan cara bertani. Konon, para pangeran dan bangsawan di Sunda mendapati gelar mengacu pada sebutan maesa lalean dan mundingsari.

Fragmen-fragmen sejarah itu mengajarkan arus pemaknaan kerbau dalam pelbagai konteks. Hari ini, kerbau dalam nalar pariwisatisme adalah komoditas. Pemaknaan ini seolah menjauh dari rentetan jejak peradaban di Jawa. Pandangan pariwisatisme-ekonomistik juga diimbuhi dengan makna politis mutakhir.

Sementara itu dalam astrlogi China, seperti dilansir Kontan.co.id menurut pakar fengshui Yohanes Cokrowibowo yang akrab disapa Suhu Yo menyebut, kerbau identik dengan sifat pekerja keras namun mudah dikelabui.

“Di tahun itu akan ada banyak penipuan dan pengkhianatan atau yang berhubungan dengan ketidakjujuran. Hal itu bisa terkait dalam berbagai aspek mulai dari bisnis hingga romansa,” lanjutnya.

Namun, Suhu Yo menerangkan, dengan unsur logam maka sektor industri yang berbau logam dan emas akan menjadi primadona di tahun kerbau logam. “Bisnis logam, logam mulia, timah, nikel, kemudian logam dalam bentuk kontruksi akan maju.

“Yang beruntung di 2021 selain unsur logam ada bisnis baterai, mobil listrik akan meningkat,” jelasnya., Selasa (29/12/2020)