Momentum Halal Bihalal PKMS dan MES Kota Bekasi dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi ekonomi syariah.
BARISAN.CO – Upaya membangun ukhuwah syariah dinilai menjadi kunci dalam meredam potensi konflik sosial sekaligus memperkuat fondasi ekonomi umat.
Hal ini disampaikan Founder Pusat Kajian Manajemen Strategik (PKMS), Siswadi Abdul Rochim, dalam acara Halal Bihalal PKMS bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Bekasi, Jumat (3/4/2026).
Dalam kegiatan bertema “Menjalin Ukhuwah dalam Ekonomi Syariah” tersebut, Siswadi menegaskan bahwa silaturahmi yang berkualitas merupakan bentuk nyata dari ukhuwah syariah.
Ia menjelaskan, silaturahmi tidak sekadar kunjungan, tetapi interaksi tulus yang bertujuan membangun hubungan yang sehat serta menghadirkan manfaat spiritual dan sosial.
“Silaturahmi berkualitas mampu memperpanjang umur, melapangkan rezeki, serta menghapus dosa,” ujarnya.
Menurut Siswadi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar MES Kota Bekasi, ukhuwah syariah merupakan bentuk persaudaraan yang dibangun atas dasar iman dan syariat untuk meraih ridha Allah.
Implementasinya diwujudkan melalui sikap saling mencintai tanpa pamrih, tolong-menolong (ta’awun), saling mengenal (ta’aruf), saling memahami (tafahum), serta menjaga kehormatan sesama.
Ia menambahkan, kekuatan ukhuwah juga sangat ditentukan oleh perilaku saling memaafkan serta menjauhi praktik negatif seperti ghibah dan adu domba.
“Ukhuwah akan kokoh jika dibangun dengan saling memaafkan dan menghindari ghibah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Siswadi menilai ukhuwah syariah memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan bisnis berbasis syariah dan kolaborasi di bidang pendidikan.
“Hikmah ukhuwah syariah adalah terciptanya kedamaian sosial dan kuatnya persatuan umat. Ini menjadi modal penting bagi pembangunan umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi Syaifudin Siroj, Ketua MES Kota Bekasi Abdul Khoir, serta jajaran Dewan Pakar. Kegiatan juga diisi dengan diskusi terkait optimalisasi ekonomi syariah di tingkat daerah. []









