Scroll untuk baca artikel
Terkini

ANIES Bertujuan Membangun Kapasitas dan Kompetensi Relawan

Redaksi
×

ANIES Bertujuan Membangun Kapasitas dan Kompetensi Relawan

Sebarkan artikel ini

La Ode Basir menyampaikan, tidak hanya menyosialisasikan Anies Baswedan, namun juga di saat bersamaan, ANIES membangun kapasitas dan kompetensi diri masing-masing relawan.

BARISAN.CO – Saat ini, banyak bermunculan simpul relawan. Mereka kebanyakan lahir karena keinginan mendukung tokoh yang ingin diusung pada Pilpres 2024.

Salahsatunya adalah Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES). Simpul ini pertama kali berdiri pada Oktober 2021.

Namun, ada sesuatu yang tampaknya berbeda. Perkumpulan ini memiliki kegiatan diskusi Kajian Strategis. Ini diagendakan setiap dua minggu sekali dengan tema berbeda. Misalnya, tentang arah politik, keuangan negara, dan lain-lain.

Saat ditanya soal alasan diadakan kegiatan diskusi tersebut, Presidium Nasional ANIES, La Ode Basir mengungkapkan, agar organisasi tersebut dapat terukur, jelas, serta dengan tahapan yang sistematis. Sehingga, untuk memulainya, perlu organisasi yang rapi.

“Berikutnya, orang-orang didalamnya memiliki pengetahuan, pengalaman, dan keaktifan organisasi yang berbeda-berbeda. Ini semua kan otomatis, bagaimana pemenuhan target, tujuan, dan langkah yang terukur jelas dan sistematis tadi semua orang harus kita samakan pengetahuannya,” kata La Ode pada Rabu (12/10/2022).

Selain itu, La Ode menambahkan, tujuan utama dari organisasi ini untuk memperjuangkan Anies Baswedan sebagai calon presiden RI 2024. Sedangkan, banyak yang mengenal Anies adalah sosok yang cerdas dan santun.

“Beliau sangat jelas dalam menjalankan atau merumuskan sebuah kebijakan. Beliau itu punya guidance bahwa segala sesuatu itu lahir dari ide yang diturunkan dalam bentuk narasi, desain operasionalnya jelas, kemudian menghasilkan karya,” tambahnya.

Menurutnya, karya tanpa ide dan narasi itu buta alias sia-sia.

“Dan, narasi tanpa pelaksaan juga tidak ada artinya. Intinya adalah saya dan teman-teman di ANIES berorganisasi merepresentasikan sosok yang didukungnya,” lanjutnya.

Di sisi lain, pengurus ANIES harus memiliki kriteria minimal memahami cara mengelola organisasi.

“Di ANIES dimulai dengan deklarasi, pembentukan pengurus, kemudian upgrading pengurus. Kemudian, setelah itu ada raker dan banyak kegiatan dalam upaya bagaimana pengurus relawan ini minimal punya kemampuan berorganisasi, kematangan emosi, kemampuan manajemen dalam hal memutuskan segala sesuatu, mengelola organisasi, dan yang terpenting adalah mampu merepresentasikan sosok Anies yang cerdas dan paham berbagai kondisi,” jelas La Ode.

Dia menjelaskan, ANIES tidak hanya menyosialisasikan Anies Baswedan, namun juga di saat bersamaan membangun kapasitas dan kompetensi masing-masing relawan.

“Jadinya, berorganisasi di sini ada manfaatnya. Itu yang ingin kami pupuk dan bina di relawan ANIES,” pungkasnya.