Scroll untuk baca artikel
Blog

Gugatan Berbuah Kemenangan, Shell Bayar Kompensasi Tumpahan Minyak 15 Juta Euro

Redaksi
×

Gugatan Berbuah Kemenangan, Shell Bayar Kompensasi Tumpahan Minyak 15 Juta Euro

Sebarkan artikel ini

Belasan tahun digugat, Shell akhirnya akan membayar kompensasi 15 juta Euro atas tumpahan minyak di Delta Niger, Nigeria.

BARISAN.CO – Shell mengumumkan akan membayar kompensasi sebesar 15 juta euro kepada masyarakat Nigeria yang terkena dampak kebocoran pipa minyak di Delta Niger, Nigeria.

Perusahaan itu telah digugat selama bertahun-tahun oleh para petani dan nelayan di Delta Niger. Kasus ini bermula di tahun 2007 saat para petani dan nelayan bersama Friends of the Earth Netherlands menggugat markas Shell di Den Haag atas polusi minyak yang terjadi antara tahun 2004 hingga 2007 di Desa Goi, Oruma, dan Ikot Ada Udo.

Friends of the Earth Netherlands dengan pengacara Chima Williams, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Environmental Rights Action/Friends of the Earth Nigeria (ERA/FoEN), dan Channa Samkalden menangani kasus tersebut sejak 2008. Saking lamanya proses pengadilan, semua penggugat asli (Barizah Dooh, Chief Oguru, Penatua Friday, dan Alali Efanga) telah meninggal dunia.

Barulah, setelah 15 tahun lebih, para petani dan penduduk desa menerima ganti rugi.

Dalam rilis yang diterima Barisan.co, penggugat, Eric Dooh mengatakan kompesasi yang diterima itu akan meningkatkan transformasi total masyarakat dan dia sendiri dalam mereinverstasi di lingkungannya.

“Ini melegakan bagi kita semua ketika kompensasi uang itu akhirnya dibayarkan atas kerugian kami setelah begitu lama melakukan tindakan hukum terhadap Shell,” katanya pada Jumat (23/12/2022).

Sementara, Direktur Eksekutif ERA/FoEN, Chima Williams menyampaikan, keadilan memang tertunda, tetapi kini terwujud.

“Ketangguhan para petani, komunitasnya, dan tekad mereka agar Shell membayar akan menggembleng komunitas lain yang terkena dampak di Delta Niger dan di tempat lain untuk bertindak dan tetap di jalurnya,” ujarnya.

Menurut Chima, diterimanya pembayaran kompensasi oleh Shell dan memasang sistem deteksi kebocoran yang belum terjadi sebelumnya akan menjadi kemenangan dan keadilan bagi para korban dan juru kampanye lingkungan.

“Lebih jauh lagi, jika Shell bisa melakukan ini, berarti tidak ada tempat persembunyian bagi korporat pencemar mana pun. Tidak dapat bersembunyi dari panjangnya tangan hukum,” lanjutnya.

Sependapat dengan Chima, Anggota Dewan Yayasan Pengembangan Hak Lingkungan Nigeria menyebut, kemenangan petani Delta Niger adalah bukti bahwa pencemar besar mungkin akan lari, namun tidak bisa menemukan tempat bersembunyi di bumi karena akan dicari.

Sedangkan, HRH Pere Wapeabiama David Amakiri, Paramount Ruler of Oruma (Yiba-Ama) Community menegaskan, kompensasi yang disepakai Shell itu tidak akan dapat mengganti kehidupan manusia.