Scroll untuk baca artikel
religi

Hadits Jagalah Allah, Maka Allah Akan Menjagamu, Penjelasan dan Maknanya

Redaksi
×

Hadits Jagalah Allah, Maka Allah Akan Menjagamu, Penjelasan dan Maknanya

Sebarkan artikel ini
jagalah allah
Ilustrasi foto: Pexels.com/Mushtaq Hussain

“Dan Tuhanmu Maha Menjaga segala sesuatu”. (QS. Saba` 21)

BARISAN.CO – Hadits jagalah Allah, maka Allah Swt akan menjagamu mencerminkan konsep keimanan dan ketaatan kepada Tuhan. Islam mengajarkan bahwa hubungan antara manusia dan Allah adalah hubungan yang saling bergantung dan saling membutuhkan.

Ketika seseorang mengutamakan kepatuhan dan kecintaan kepada Allah, maka Allah juga akan menjaga dan melindungi hamba-Nya tersebut.

Menjaga Allah mencakup segala aspek dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam perilaku, ucapan, maupun niat hati. Dengan menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam, seseorang diyakinkan bahwa Allah akan memberikan pertolongan dan perlindungan-Nya.

Konsep ini juga mencerminkan kepercayaan bahwa Allah adalah pelindung sejati, yang memiliki kebijaksanaan dan kasih sayang yang tak terbatas. Ketika seseorang menghadapi tantangan, kesulitan, atau ujian hidup, menjaga Allah menjadi bentuk keyakinan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya yang setia.

Oleh karena itu, dalam Islam, kesadaran akan keberadaan Allah dan ketaatan kepada-Nya merupakan landasan utama dalam menjalani kehidupan, yang kemudian diiringi dengan harapan akan rahmat dan keberkahan-Nya.

Berikut Hadits Jagalah Allah, maka Allah Akan Menjagamu:

عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ الله ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ، كُنْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَقَالَ، يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ، احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظْ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ، وَلَوْ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتْ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتْ الصُّحُفُ (رواه الترمذي)

Dari Abil ‘Abbas ‘Abdillah ibni ‘Abbas RadhiyaAllah ‘an huma berkata : saya dibelakang Rosulillah Saw pada suatu hari Nabi Muhammad Saw bersabda : Hai nak, aku ajari kamu beberapa kalimat,”Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu”. Jagalah Allah niscaya kau dapati Dia di hadapanmu, jika engkau hendak meminta , mintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah seandainya seluruh ummat bersatu untuk memberimu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. At-Tirmidzi).

Dalam memahami hadits Nabi diatas bukan berarti Allah butuh penjagaan, maha suci Allah dari kebutuhan pada makhluknya, Allah tidah butuh dijaga karena Dia “Al-Hafidz” Maha Menjaga dan Maha sempurna penjagaan-Nya.

Allah yang menjaga makhluk-Nya, begitu sempurna penjagaan-Nya sampai-sampai akal kita tidak sanggup menjangkaunya, semuanya dijaga dan dilestarikan oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah:

وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ

Artinya: “Dan Tuhanmu Maha Menjaga segala sesuatu”. (QS. Saba` 21)

Jadi yang dimaksud dengan sabda Nabi diatas adalah : menjaga Allah dengan bertauhid kepada-Nya, tidak menyekutukan-Nya dengan selainnya, bentuknya seperti : tidak menyembah kecuali kepada Allah, meminta dan mengharap pertolongan hanya kepada Allah.

Hakikat pertolongan adalah dari Allah, makhluk hanyalah perantara, hal ini harus kita yakini karena ini adalah perkara yang amat penting dan benar, ini adalah pelajaran tauhid yang akan menjernihkan pikiran, menguatkan aqidah dan menambah iman.