Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Hujan Tidak Bikin Sakit, Masih Enggan Hujan-Hujanan?

Redaksi
×

Hujan Tidak Bikin Sakit, Masih Enggan Hujan-Hujanan?

Sebarkan artikel ini

Manfaat air hujan dapat mempromosikan kulit dan rambut yang sehat. Hal itu terjadi karena air hujan minim kandungan mineral

BARISAN.CO – Musim penghujan masih terus berjalan, seperti kata orang dahulu Januari adalah hujan sehari-hari. Ya, di bulan ini atau umumnya musim penghujan ini kita sering menjumpa hujan hampir tiap hari. Mau tidak mau kita juga harus tetap beraktivitas meski harus bersahabat dengan guyuran hujan saat bepergian..

Namun tidak sedikit juga yang lebih memilih untuk menunggu hujan reda baru keluar rumah. Selain enggan basah, hujan cenderung dihindari oleh masyarakat sebab dianggap sebagai penyebab tubuh menjadi sakit mulai dari flu, masuk angin, sampai diare.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa air hujan bukanlah penyebab orang sakit. Hal yang sama ketika tubuh kita mendapat guyuran atau mandi dengan shower, tentu akan aman-aman saja dan tidak sakit setelahnya. Dan belum kita temukan orang sakit flu setelah mandi shower. Lantas seperti apa penjelasan ilmiahnya?

Air Hujan Penuh Manfaat

Sebelum membahas penjelasan sains mengapa air hujan tidak menyebabkan sakit, penting kita pahami bahwa air hujan sesungguhnya memiliki banyak manfaat secara kesehatan untuk manusia. Merujuk jurnal rainwatertanksdirect berikut diantara manfaat yang bisa kita dapatkan.

Pertama bahwa air hujan dapat mempromosikan kulit dan rambut yang sehat. Hal itu terjadi karena air hujan minim kandungan mineral, ini menjadi sangat ringan sebagai air alami. Ini bagus untuk rambut dan kulit kita, karena kualitasnya yang lembut dan pH basanya membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.

Kedua air hujan mampu menghilangkan stress. Seperti layaknya anak kecil yang kerap bermain hujan-hujanan, air hujan memang dinilai membuat pikiran lebih tenang. Air hujan dinilai cocok bagi kamu yang penat dengan rutinitas sehari-hari.

Ketiga dapat mengobati masalah pencernaan. Siapa yang menyangka kalau air hujan ternyata bisa membantu menetralkan asam lambung dan menenangkan dinding lambung. Caranya, kamu hanya perlu meminum sekitar dua hingga tiga sendok makan air hujan di pagi hari sebelum mengonsumsi apa pun.

Keempat mampu menyingkirkan sel kanker. Kandungan pH basa di dalam air hujan disebut dapat membantu menyingkirkan sel kanker. Air hujan dinilai sebagai penawar yang baik untuk darah serta sel-sel tubuh. Inilah alasan air hujan disebut sebagai antioksidan.

Untuk itu, penderita kanker dianjurkan untuk meminum air hujan murni pada musim hujan pertama dalam jumlah yang banyak.

Kelima air hujan juga bisa menetralkan pH darah. Air hujan mengandung pH basa yang memiliki efek detoksifikasi dan juga meningkatkan pencernaan yang sehat. Racun dan radikal bebas yang kita konsumsi dan serap setiap hari membuat darah kita lebih asam. Air hujan dengan pH basanya membantu menetralkan pH darah kita, sehingga membantu membuat fungsi tubuh kita lebih efisien.

Masih enggan hujan-hujanan?

Daya Tubuh Lemah

Nah saat kedinginan, menurut laman hellosehat, tubuh dipaksa mengeluarkan energi secara berlebihan. Jika daya tahan tubuh kita sedang lemah, tubuh tidak dapat mengimbangi adanya perubahan suhu tubuh yang terlalu drastis. Akibatnya, daya tahan tubuh semakin menurun dan kesehatan pun terganggu. Penyakit yang muncul dapat bermacam-macam, seperti influenza, batuk dan flu, demam, diare, atau gatal-gatal.

Jadi, sebenarnya terkena air hujan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan bila daya tahan tubuh kita dalam kondisi yang cukup baik.

Alasan sering sakit setelah hujan-hujanan

  • Berada dalam satu ruangan dengan orang yang terinfeksi virus

Biasanya virus flu cenderung berkembang biak lebih aktif saat cuaca dingin atau hujan di dalam ruangan yang dipenuhi banyak orang.

Pasalnya, pada masa tersebut orang cenderung saling berdekatan dalam jarak dekat satu sama lain sehingga virus dapat menular dengan cepat. Ketika ada satu atau beberapa teman yang sedang terkena flu kemudian bersin dan tanpa disadari menghirup udara yang sudah terkontaminasi oleh orang yang sedang mengalami flu kemungkinan besar akan ikut terinfeksi.