Innalillahi, Cendikiawan Jalaluddin Rakhmat Wafat

  • Whatsapp
Jalaludin Rahmat (dok: inijabar)

BARISAN.CO – Kabar duka datang dari seorang cendikiawan Jalaluddin Rakhmat. Cendekiawan Muslim yang akrab disapa Kang Jalal itu wafat pada usia 72 tahun.

Kang Jalal menghembuskan nafas terakhir di ICU Rumah Sakit Santosa Internasional Bandung pada Senin (15/2/2021) pukul 15.45 WIB.

Kabar itu juga dibenarkan tokoh Ahlulbait Indonesia, Musa Kazhim lewat akun Twitter @Kazhim.

“Kami turut berduka cita yg mendalam atas meninggalnya salah satu cendekiawan Muslim terbaik Indonesia, Bapak Jalaluddin Rahmat. Semoga Allah menerima amal-amal baiknya dan menempatkannya di sisi Ahlul Bait yng suci serta para wali Allah yang ikhlas. Alfatehah,” ucap M Kazhim Senin (15/2/2021).

Kang Jalal yang lahir pada 29 Agustus 1949 itu dikenal sebagai cendekiawan. Jalaludin muda dibesarkan di kalangan Nahdatul Ulama, dan kemudian aktif di gerakan Muhammadiyah.

Jalaludin juga dikenal sebagai tokoh Pluarisme dan politisi dari PDI-Perjuangan. Jalaludi pernah menjadi dosen di Universitas Padjadjaran, pada tahun 2014 dia terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019. Di DPR dia menjadi anggota Komisi VIII (agama dan sosial).

Jalaludin Rakhmat mendapatkan gelar master komunikasi dari Iowa State University dan doktor ilmu politik dari Australian National University. Sejak tahun 1978 dia bergabung dengan Universitas Padjadjaran sebagai staf pengajar.

Setelah pensiun sebagai dosen, pada tahun 2013 dia memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDI-P.

Dia memilih partai tersebut karena menurutnya hanya PDI Perjuangan yang membela kaum minoritas. []

Pos terkait