Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

Introvert Tidak Suka Basa-Basi. Bagaimana dengan Extrovert?

Redaksi
×

Introvert Tidak Suka Basa-Basi. Bagaimana dengan Extrovert?

Sebarkan artikel ini

Basa-basi dinilai sebagai pencair suasana.

BARISAN.CO – Introvert sering kali digambarkan sebagai seseorang yang menikmati kesendirian. Obrolan-obrolan tanpa pikiran, kegaduhan, kesibukan, dan ocehan dinilai mengganggu ketenangan mereka.

Di sisi lain, ekstrovert memiliki energi dari dunia luar, semakin keras dan sibuk, semakin baik bagi mereka. Orang ekstrovert hidup untuk bersama orang-orang dan menyukai pesta. Terkurung di ruangan sendirian sama dengan hukuman penjara dan akan membuat mereka merinding hanya dengan merenungkan peristiwa seperti itu.

Namun, banyak orang salah memahami keengganan seorang introvert untuk mengobrol sebagai pemalu, tidak tertarik, atau bahkan tidak menyukai orang, tetapi kita tahu bukan itu masalahnya. Terutama sebagai orang introvert yang kreatif perlu berhati-hati tentang kemana energi kita pergi.

Introvert yang kreatif, menjalankan bisnis yang mengharuskannya berpikir secara mendalam dan memanfaatkan imajinasi untuk melakukan pekerjaan terbaiknya. Mereka cenderung melindungi diri dari pemborosan waktu dengan berbasa-basi.

Tampaknya bukan hanya introvert yang tidak menyukai obrolan ringan alias basa-basi. Meski, bukan tergolong introvert, saya tidak menyukainya sama sekali.

Bahkan, saat ada yang mengajak berkenalan dan bertanya “Sudah makan?”, saya akan mengabaikannya. Karena saya berpikir, itu hanya membuang-buang waktu. Apalagi kalau hanya menyapa, “ Hai”, jangan berharap akan dijawab.

Awalnya, saya berpikir, sikap saya tersebut aneh karena banyak anggapan orang yang membenci basa-basi adalah introvert. Namun, ketika saya browsing, saya ternyata tidak sendirian!

Introvert memang dikaitkan dengan ketidaksukaan berbasa-basi. Namun, dilansir dari Introvert in Business, sebuah survei menunjukkan, 23% ekstrovert tidak suka basa-basi. Memang persentase itu cenderung lebih rendah daripada 75% introvert yang tidak suka obrolan ringan.

Basa-basi dinilai sebagai pencair suasana. Namun, saya sendiri payah dalam obrolan ringan dan saya mengakuinya.

Bahkan, saya bisa dianggap cenderung kasar. Tanpa basa-basi menghubungi orang lain yang sudah lama tidak saya hubungi untuk meminta sesuatu ketimbang harus muter-muter terlebih dahulu.

Beberapa orang yang sudah mengenal saya dengan baik, tentu saja memakluminya, “Dia memang begitu.”

Ekstrovert sebenarnya diberi energi di sekitar orang lain dan cenderung memproses pikiran mereka secara eksternal yaitu berbicara untuk berpikir. Mereka juga cenderung tidak menyukai celah dalam percakapan. Hampir bisa dikatakan, ekstrovert dirancang untuk menikmati obrolan ringan. Di mana obrolan ringan adalah percakapan yang memantul dengan cepat, tidak memiliki celah, dan tidak perlu berpikir dalam.

Sedangkan, extrovert yang tidak menyukai basa-basi karena mereka memandang obrolan ringan sebagai hal yang sia-sia walau mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain.

Apakah kamu salah satu extrovert yang tidak menyukai basa-basi juga?