Kebiasaan sehat yang paling umum dilakukan para responden adalah istirahat yang cukup, pembersihan kulit dan wajah dan menjaga kesehatan kulit, 56% minuman kecantikan dan 54% suplemen kulit.
BARISAN.CO – Tren menjaga kesehatan kulit kini semakin berkembang dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan dari dalam.
Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Jakpat terhadap 4.872 responden, diketahui bahwa 54% orang memilih mengonsumsi suplemen kulit sebagai bagian dari rutinitas mereka.
Sementara itu, 56% responden juga mengonsumsi minuman kecantikan demi mendapatkan kulit yang lebih sehat dan bercahaya.
Kesehatan kulit bukan lagi sekadar urusan produk perawatan luar seperti krim dan serum. Saat ini, banyak orang mulai beralih ke pendekatan holistik dengan mengonsumsi minuman kecantikan dan suplemen kulit.
Survei menunjukkan bahwa kebiasaan sehat yang paling umum dilakukan responden meliputi istirahat yang cukup (70%) dan membersihkan wajah secara rutin (64%).
Namun, perawatan dari dalam juga mulai mendominasi tren kecantikan, khususnya di kalangan Gen Z dan Milenial.
Menurut Head of Research Jakpat, Aska Primardi, pertumbuhan industri skincare di Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“Hal ini terlihat dari perubahan perilaku konsumen yang menilai bahwa kondisi kesehatan kulit dan penampilan adalah suatu aset yang berharga,” ujarnya.
Meskipun kesadaran akan kesehatan kulit meningkat di berbagai kelompok usia, terdapat perbedaan pendekatan antara generasi Milenial dan Gen Z. Milenial lebih memprioritaskan konsumsi air putih untuk menjaga kesehatan kulit mereka.
Sementara itu, Gen Z lebih banyak mengandalkan perawatan kulit secara rutin, termasuk penggunaan tabir surya sebagai bagian dari aktivitas harian mereka.
Perubahan gaya hidup ini juga didorong oleh semakin populernya produk kecantikan dalam bentuk minuman dan suplemen.
Produk-produk ini menawarkan cara yang lebih praktis dan efisien dibandingkan dengan skincare konvensional yang membutuhkan beberapa tahapan aplikasi.

Survei Jakpat mengungkapkan bahwa alasan utama orang mengonsumsi minuman kecantikan dan suplemen kulit adalah untuk menjaga kesehatan secara umum (71%).
Selain itu, 64% responden menggunakannya untuk merawat kulit agar tetap sehat, sementara 59% lainnya ingin mengatasi masalah kulit seperti jerawat atau kulit kering.
Menariknya, mayoritas konsumen (86%) mengaku merasakan manfaat nyata setelah mengonsumsi minuman kecantikan.
Sepertiga dari mereka melaporkan bahwa kulit mereka tampak lebih cerah dan glowing, sementara 20% merasakan kulit yang lebih sehat dan 18% mengaku tubuh mereka lebih bugar.
Sebagian besar responden mengonsumsi minuman kecantikan sekali sehari (34%), dengan waktu favorit pada malam hari (37%).
Suplemen kulit juga dikonsumsi dengan pola yang hampir serupa, yaitu sekali sehari (33%) dengan waktu konsumsi pada malam hari (41%).
Hasilnya, 28% responden merasakan kulit mereka lebih cerah setelah rutin mengonsumsi suplemen kulit, sementara 16% lainnya menyatakan kulit mereka menjadi lebih sehat. Data ini semakin memperkuat tren bahwa perawatan kulit dari dalam semakin diminati oleh masyarakat.
Dari survei ini, terlihat bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit semakin meningkat. Tidak hanya mengandalkan produk perawatan luar, banyak orang kini memilih perawatan dari dalam dengan mengonsumsi minuman kecantikan dan suplemen kulit.
Dengan pertumbuhan industri kecantikan yang pesat, tampaknya tren ini akan terus berkembang, menjadikan kesehatan kulit sebagai investasi yang berharga bagi banyak orang. [Luk]









