Olahraga

Jelang Tes MotoGP: Marc Marquez dkk Jalan-jalan di Sekitar Mandalika, Bagaimana Sistem Bubble?

Avatar
×

Jelang Tes MotoGP: Marc Marquez dkk Jalan-jalan di Sekitar Mandalika, Bagaimana Sistem Bubble?

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar dari aksi swafoto sejumlah pebalap MotoGP Mandalika (Dok. ANTARA)

Aksi swafoto di ruang terbuka sejumlah pembalap MotoGP di Mandalika membuat khawatir akan adanya interaksi pebalap dengan masyarakat sekitar. Sebab berpotensi menularkan virus Corona.

BARISAN.CO – Para pembalap MotoGP sudah tiba di Indonesia sejak Senin 7 Februari lalu. Mereka akan menjalani tes pramusim kedua MotoGP 2022 pada 11-13 Februari.

Sebelumnya, akhir pekan lalu, mereka menjalani tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Dari InstagramStory MotoGP terlihat bahwa para pembalap seperti Marc Marquez, Alex Marquez, Pol Espargaro, Andrea Dovizioso, Darryn Binder, Brad Binder, Takaaki Nagakami, dan Fabio Quartararo sudah tiba di Lombok.

Seluruh pembalap ini akan mengikuti MotoGP Official Test yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 – 17.45 WITA untuk sesi test, kemudian akan dilanjutkan dengan sesi latihan oleh para pembalap selama 15 menit hingga pukul 18.00 WITA.

Kedisiplinan Sistem Bubble Mengkhawatirkan?

Aksi swafoto di ruang terbuka sejumlah pembalap MotoGP di Mandalika, Lombok, sempat membuat publik tanah air khawatir akan penerapan sistem bubble di kawasan Mandalika.

Sejumlah warga net di kolom komentar pada postingan foto tersebut mengkhawatirkan adanya interaksi pebalap yang keluyuran dengan masyarakat sekitar. Sebab berpotensi menularkan virus Corona.

Sebagai informasi, aturan bubble pemerintah telah tertuang dalam Surat Edaran Nomor Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika dalam Masa Pandemi COVID-19 yang terbit 3 Februari 2022.

Dalam aturan itu terdapat sejumlah ketentuan. Salah satunya, pelaku sistem bubble MotoGP 2022 di Mandalika yang terdaftar secara resmi sebagai pebalap dan ofisial memasuki kawasan bubble MotoGP 2022 di Mandalika melalui pintu masuk kedatangan internasional Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid.

Selama berada di kawasan sistem bubble, peserta hanya boleh berinteraksi dengan orang yang berada dalam satu kelompok bubble. Dan juga melakukan kegiatan di zona yang telah ditentukan pada setiap fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan bubble di Mandalika.

Satgas Pastikan Aman

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas COVID-19 Alexander Kaliaga Ginting mengemukakan, aksi swafoto di ruang terbuka sejumlah pembalap MotoGP di Mandalika, Lombok, terjadi pada area gelembung karantina.

“Mereka ini setahu saya karantina bubble (gelembung). Sepanjang bubble-nya tidak pecah, mereka akan di-bubble terus sampai lima hari,” ujar Alexander Kaliaga Ginting mengutp dari Antara, Kamis, (10/2/2022).

Lebih lanjut Alexander menjelaskan bahwa swafoto para pebalap itu berada di lingkungan sekitar penginapan dalam area zona karantina.

“Sepertinya tempat mereka swafoto berada di pantai sekitar hotel Novotel yang juga zona karantina dari depan ke samping,” ujarnya.

Alexander mengatakan konsep gelembung pada prinsipnya mencegah terjadinya interaksi para peserta MotoGP Mandalika dengan masyarakat sekitar.

“Bubble itu dalam satu gelembung ‘stick in together’. Mereka yang berada di dalamnya harus sudah vaksinasi, PCR dengan hasil negatif, laporan klinis baik dan bersama terus, tidak boleh pecah gelembungnya,” katanya.

Alexander menambahkan pelaku perjalanan gelembung atau travel bubble memiliki batasan ruang gerak pada area yang telah ditentukan.

“Bubble mulai dari bandara ke hotel, ke sirkuit terus balik lagi ke hotel, tiap hari di test baik rapid atau PCR,” katanya.