Scroll untuk baca artikel
Edukasi

Macam-macam Pola Asuh untuk Anak Tanpa Membuatnya Tertekan

Redaksi
×

Macam-macam Pola Asuh untuk Anak Tanpa Membuatnya Tertekan

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Mendidik anak agar berkepribadian dan memilki karakter yang baik tidak lah mudah ya , Moms. Pola asuh yang Anda terapkan sangat mempengaruhi perilaku anak ke depannya. Lantas, bagaimana pola asuh yang tepat bagi anak?

Berikut ini adalah rangkuman pola asuh anak tanpa membuatnya tertekan.

1. Pola asuh authoritative

Pola asuh ini merupakan pola asuh di mana orang tua yang menentukan dan memberikan berbagai batasan yang jelas terhadap anak. Meskipun demikian, pola asuh ini tetap mendorong anak untuk bisa berdiskusi dengan orang tua dengan terbuka dan jujur.

Beberapa ahli perkembangan anak menganggap pola asuh ini sebagai bentuk pola asuh yang efektif dan masuk akal untuk diterapkan di rumah. Di tambah anak-anak cenderung disiplin dan bisa berpikir sendiri.

2. Pola asuh authoritarian

Nah, untuk pola asuh yang satu ini dikenal dengan gaya pengasuhan yang kaku dengan menegakkan aturan yang ketat dan sedikit mempertimbangkan perasaan anak. Anak-anak yang masuk dalam pola asuh ini cenderung perilaku nakal, misalnya merokok, bolos sekolah, hingga minum minuman keras di bawah umur.

Menurut penelitian, pola asuh ini akan membuat anak lebih tertekan daripada anak-anak lain dan cenderung memiliki nilai yang lebih buruk.

3. Pola asuh attachment

Bentuk pola asuh ini berpusat pada anak, di mana orang tua mampu menciptakan lingkungan yang nyaman serta aman untuk anak-anak. Sehingga dari hal tersebut anak Anda akan merasa aman dan disayangi.

Dalam pola asuh ini orang memiliki banyak kontak fisik dengan anak, seperti menggendong, tidur bersama anak, berpelukan dengan anak, hingga menghabiskan banyak waktu bersama.

4. Pola asuh permissive

Pola asuh ini adalah pola asuh di mana orang tua tidak mengatur batasan dan tidak memiliki aturan yang pasti untuk diterapkan untuk anak. Pola asuh ini juga dinilai membebaskan dan membiasakan anaknya membuat keputusan sendiri.

Sayangnya, sebuah studi di tahun 2016 menemukan bahwa, anak-anak yang dibesarkan oleh pola asuh permissive cenderung stres dan kurang sehat secara mental daripada pola asuh lainnya.

5. Pola asuh free range

Pola asuh ini memberikan kebebasan sepenuhnya kepada anak, sekaligus agar anak berani mengambil risiko. Namun, orang tua tetap melakukan pengawasan dengan memberikan peraturan, tanggung jawab, dan konsekuensi.

6. Pola asuh helicopter

Menurut psikolog di Indiana University, anak dengan pola asuh ini mengalami tingkat kecemasan dan depresi yang tinggi ketika dewasa nanti, takut gagal, dan kurang percaya diri.

Pola asuh ini cenderung mengatur setiap aspek dalam kehidupan anak dan selalu ingin mengontrolnya dalam setuasi. Sehingga pola asuh ini benar-benar menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya.

7. Pola asuh uninvolved/neglectful

Pola asuh ini adalah pola asuh di mana orang tua sama sekali tidak memiliki waktu dan bahkan acuh kepada anak. Biasanya pola asuh ini banyak diterapkan oleh Ibu atau Ayah yang menjadi orang tua tunggal dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya.

Ibu atau Ayah tidak mengetahui bagaimana kehidupan anak tersebut secara emosional maupun fisik. [rif]