Scroll untuk baca artikel
Terkini

Pemerintah Batal Beri Subsidi Ongkir Harbolnas di e-Commerce Rp500 M

Redaksi
×

Pemerintah Batal Beri Subsidi Ongkir Harbolnas di e-Commerce Rp500 M

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Rencana subsidi ongkos kirim (ongkir) e-commerce dari pemerintah pada gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada H-10 dan H-5 Idul Fitri akhirnya batal dilaksanakan.

Kabar pembatalan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir.

“Kesepakatannya dengan e-commerce, ongkir ditanggung e-commerce agar lebih cepat dan praktis,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (30/4/2021).

Pembatalan ini, menurut Iskandar tidak ada hubungan dengan anggaran, hanya kesepakatan dengan e-commerce.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan menggelontorkan dana hingga Rp500 miliar untuk mensubsidi ongkos kirim (ongkir) pada pagelaran Harbolnas.

Ini berarti, jika Idul Fitri jatuh pada 13 Mei 2021, maka Harbolnas ini kemungkinan berlangsung pada Senin, 3 Mei 2021 (H-10) dan Sabtu, 8 Mei 2021 (H-5)

“Ongkos kirim ditanggung pemerintah melalui semua platform digital,” kata Airlangga dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin (19/4/2021).

Aturan subsidi ongkir akan berisi soal ketentuan pemberian subsidi kepada masyarakat agar bisa berbelanja online jelang Lebaran.

Stimulus ini diberikan untuk mengompensasi dampak dari larangan mudik pada tahun ini, sehingga masyarakat harus tinggal di rumah saja. Kendati di rumah saja, namun pemerintah ingin masyarakat tetap melakukan konsumsi melalui belanja online.

Meski demikian, Ekonom Indef Bhima Yudhistira melihat kebijakan ini tidak akan secara masif mendorong konsumsi. Perlu ada bauran kebijakan lainnya di sektor industri manufaktur serta kebijakan yang terkait dengan upaya mengenjot ekspor dan memanfaatkan penurunan bunga kredit. [rif]