Permainan tradisional di bulan ramadan ini perlu dikenalkan kembali, seiring maraknya game onlin. Apa saja permainan yang bisa dimainkan bersama anak?
BARISAN.CO – Anak-anak terkadang sering kali bertanya, “Adzan masih lama? Berapa jam lagi? Sudah lapar, nih”. Saat itulah, kita sebagai orangtua merasa perlu bersabar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.
Nah, tentu saja, kita harus kreatif agar anak tidak merasa bosan menunggu adzan Maghrib. Oleh karenya, Ayah dan Bunda bisa mengajak anak bermain bersama saat menjelang waktu berbuka puasa. Selain, mengalihkan pikiran dan waktu, bisa juga sebagai sarana bonding, lho!
Orang tua tidak perlu kaku-kaku amat saat bersama anak. Apalagi sampai gengsi. Bertemanlah dengan anak agar mereka merasa kedekatan lebih. Ada beragam permainan tradisional di bulan ramadan yang bisa dikenalkan kepada anak, bahkan melalui permaina tersebut serasa bernostagia.
5 Permainan Tradisional di Bulan Ramadan
Di era sekarang ini permainan tradisional seakan hanya menjadi miniatur atau barang antik. Seiring game online atau permainan elektronik berkembang cepat, bahkan cukup memegang handphone segala permaiann ada. Namun perlu diketahui bahwasanya permaiann teknologi, sering membuat lupa waktu.
Sebagai orang tua, tentu ingin sekali menjadi teman bagi anak. Sebab, saat menjadi teman mereka, anak akan lebih leluasa mencurahkan isi hatinya. Nah, apa saja nih permainan tradisional yang bisa dimainkan bersama anak saat bulan Ramadan?
1. Congklak
Permainan tradisional ini, hanya bisa dimainkan oleh dua orang. Ayah dan Bunda bisa bergantian memainkannya.
2. Bola bekel
Cara memainkannya sangatlah mudah. Permainan bola bekel dimulai dengan melambungkan bola karet ke atas, kemudian diikuti dengan menyebarkan biji bekel ke lantai. Sewaktu bola bekel melambung, pemain mengambil biji bekel yang berserakan sesuai dengan tingkatannya. Biasanya, dimulai dari satu hingga enam biji bekel.
3. Lompat tali
Permainan ini memiliki dua manfaat sekaligus. Bermain juga berolahraga. Tidak perlu terburu-buru memainkannya, perlahan-lahan saja karena nanti bisa kehausan. Disarankan, agar memainkannya saat mendekati waktu berbuka. Sehingga saat kelelahan, adzan bedug sudah tiba.
4. Bongkar pasang
Untuk permainan ini, bisa juga lho meningkatkan kecerdasan anak. Selain itu, bisa meningkatkan kesabaran karena diperlukan ketelitian agar tidak keliru saat memasangnya. Anak juga bisa menjadi kreatif karena bongkar pasang ini bisa dibentuk dengan berbagai kreasi yang diinginkan. Asik sekali, bukan?
5. Layangan
Sesekali, ajak anak main di luar rumah. Bisa dengan bermain layangan misalnya. Namun, ayah dan bunda harus hari-hati ya agar jari-jemarinya tidak tergores oleh benang. Pastikan juga cuaca sedang berangin agar layangan terbang tinggi di angkasa.