Scroll untuk baca artikel
Blog

Relawan S1AP: Anies Baswedan Sosok Mumpuni untuk Menjadi Presiden

Redaksi
×

Relawan S1AP: Anies Baswedan Sosok Mumpuni untuk Menjadi Presiden

Sebarkan artikel ini

“Jika Anies akhirnya tidak mencalonkan diri, relawan S1AP tidak terbebani,”—Ketua Deklarator Simpul Anies Presiden (S1AP), Wisnu Permadi.

BARISAN.CO – Fenomena dukungan terhadap sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan setiap harinya selalu bermunculan. Salah satunya berasal dari relawan Simpul Anies Presiden (S1AP).

Pada 8 November lalu, simpul relawan itu menggelar dukungan bertema Anies S1AP Menuju Kursi Presiden Indonesia Periode 2024-2029 yang berlangsung di Tangerang.

Menurut keterangan Ketua Deklarator S1AP Indonesia, Wisnu Permadi, sosok Anies dibutuhkan agar negara ini berhasil.

Namun, pergerakan relawan S1AP tidak bisa dipandang sebelah mata, sebab hingga kini, mereka berhasil menjaring sekitar 500 orang untuk bergabung dalam simpul relawan tersebut.

Hingga saat ini, Wisnu menyampaikan sudah ada 32 tingkat kabupaten/kota pengurus dan anggota yang menyebar di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 3 bulan.

S1AP menargetkan 2/3 provinsi di tanaha air dengan 300 pengurus di tingkat kabupaten/kota ke depannya.

Wisnu membeberkan syarat bergabung menjadi pengurus atau anggota S1AP sederhana, yakni jujur dan amanah dalam mengemban setiap tugas dan kegiatan yang ada.

S1AP Mendorong Anies Baswedan Nyapres

Banyak pertanyaan yang muncul belakangan ini, salah satunya Anies belum pernah sekali pun menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Wisnu menyebut, Pilpres 2024 merupakan pentas demokrasi rakyat. Sehingga sebagai bagian dari elemen masyarakat, S1AP berhak untuk mencalonkan dan menginformasikan sosok yang dinilai mumpuni untuk menjadi pemimpin di negeri ini.

Wisnu menambahkan jika Anies pada akhirnya tidak mencalonkan diri, itu tidak akan menjadi beban bagi relawan S1AP.

“Setidaknya kami sudah menyampaikan aspirasi kami ke publik sosok pemimpin yang layak menjadi Presiden. Anies itu pemimpin yang jujur, amanah, dan berprestasi,” kata Wisnu kepada Barisanco.

Wisnu melanjutkan sudah saatnya para anak bangsa yang hebat dan mumpuni ini dipersatukan untuk membangun bangsa dan negara.

“Bukan diadu domba untuk kepentingan yang lain,” lanjutnya.

Wisnu sempat menyampaikan pengusungan nama Anies dari simpul relawan karena sederet gelar akademis yang diraihnya. Akan tetapi, bukan hanya Anies saja yang memiliki gelar akademik, contohnya saja Airlangga Hartanto lulusan kampus Australia bahkan pernah mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange pada tahun 2017. Atau juga Sandiaga Uno yang mendapat predikat summa cumlaude dari Wichita State University.

Menyikapi itu, Wisnu menjawab bahwa gelar akademisi mampu diraih oleh siapa pun yang bekerja keras dan ulet, tetapi belum tentu dapat diiringi dengan kerja nyata dan prestasi dalam setiap tanggung jawab yang diemban oleh tiap orang yang memilikinya.

“Gelar akademisi yang disandang Bapak Haji Anies Rasyid Baswedan, Ph.D adalah contoh yang perlu dititu. Anies bisa menjalankan sederet prestasi dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang akademisi. Itu pembeda dirinya dengan yang lain,” ungkap Wisnu.

Sebagai relawan, tentu mengalami masa jenuh ke depannya. Dengan jangka waktu yang panjang hingga menjelang waktu pendaftaran Komisi Pemilihan Umum (KPU), S1AP membangun proses komunikasi jaringan tanpa kenal batas waktu dan akan terus bersilahturahmi dengan jaringan di seluruh Indonesia.

“Dengan niat ikhlas ini, semoga dapat menghantarkan Anies Baswedan menjadi pemimpin yang amanah dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Wisnu.

Wisnu yakin dengan semangat optimisme dalam membangun jaringan tanpa batas ini. Soal hasil akhir nantinya, menang atau kalah, S1AP akan tetap berserah pada takdir Ilahi. [dmr]