Gaya Hidup

Saat Banyak Orang Berlomba Meraih Ketenaran, 8 Selebriti Ini Justru Membencinya

Anatasia Wahyudi
×

Saat Banyak Orang Berlomba Meraih Ketenaran, 8 Selebriti Ini Justru Membencinya

Sebarkan artikel ini
selebriti tidak suka ketenaran

Platfom media sosial saat ini pontensial menjadikan Anda terkenal, bahkan bisa menjadi selebriti. Namun justru 8 selebiriti ini membenci ketenaran dengan beragam alasan. 

BARISAN.CO – Saat ini, lebih dari sebelumnya, banyak kaum muda yang cenderung mencari perhatian di media sosial. Ingin terkenal memang bukan konsep baru, tetapi kehadiran media sosial memperparah kondisi ini

Mereka mencoba menjadi viral melalui berbagai platform seperti TikTok, Instagram, Twitter, dan lainnya. Para ahli bahkan menyebut, ketenaran bisa menjadi candu.

Hal ini berlaku khususnya di era media sosial yang memungkinkan hampir semua orang termotivasi memperoleh pengakuan dari sejumlah orang asing, dan seperti kita ketahui semua ini bisa sangat membuat ketagihan terutama bagi kaum muda. Namun, itu bukanlah fenomena baru. Filsuf abad ke-19 Arthur Schopenhauer mengatakan, ketenaran itu diibaratkan air laut: “Semakin banyak yang kita miliki, semakin kita haus”.

Ketenaran itu diibaratkan air laut: “Semakin banyak yang kita miliki, semakin kita haus”.Arthur Schopenhauer

Saat orang-orang berlomba-lomba untuk mencapai puncak ketenaran, para selebriti ini justru membencinya. Mereka tidak terlalu senang mendapatkan sorotan, memang tampaknya mereka beruntung bisa memiliki uang, pakaian, dan pekerjaan yang keren. Namun begitu, kita tidak tahu isi manusia sebenarnya.

DIkuntit paparazi, kehilangan privasi, harga diri terkurang, dan gangguan penggunaan narkoba hanya beberapa masalah yang mereka hadapi. Namun, para bintang ini menunjukkan, betapa tidak menyenangkan menjadi terkenal.

Dirangkum dari berbagai sumber, berkut ini 8 selebriti yang benci ketenaran.

1. Megan Fox

Megan salah satu bintang yang membenci ketenaran. Megan Fox menyampaikan saya rasa orang tidak mengerti. Mereka semua berpikir kita harus tutup mulut dan berhenti mengeluh karena tinggal di rumah yang besar atau mengendarai Bentley. Jadi, hidupmu pasti hebat.

“Apa yang tidak disadari orang adalah ketenaran itu, apa pun pengalaman terburukmu di sekolah menengah, ketika diintimidasi oleh sepuluh sepuluh anak di sekolah menengah itu, ketenaran ya itu, tetapi dalam skala global, di mana kamu terus-menerus diganggu oleh jutaan orang,” katanya.

2. Johnny Deep

Aktor kelahiran 1963 ini pernah berperan sebagai buronan dalam film Public Enemies, tapi menurutnya, hidup sebagai selebriti hanya sebatas itu saja kepada majalah Today.

“Jika saya ingin membawa anak-anak ke mal atau berjalan-jalan di Disneyland, atau … berjalan-berjalan saja, itu tidak mungkin. Itu tidak ada lagi. Dan kemudian, Anda mulai menyadari, selama 10 atau 15 tahun terakhir telah pergi ke restoran melalui pintu belakang, berlari di sepanjang lantai berminyak, mencoba untuk mendapatkan beberapa kamar pribadi. Ini lebih seperti hidup bagai buronan.”

3. Daniel Radcliffe

Bintang Harry Potter ini tidak memiliki keinginan untuk berada di film blockbuster lain, benci bertemu orang, mempertahankan kehidupan pribadinya, dan juga membenci paparazzi.

4. Harrison Ford

Peraih penghargaan Life Achievement Award tahun 2000 dari American Film Institute ini berharap memiliki private life. Ia mengatakan tidak ada yang baik tentang menjadi tekernal. Anda selalu berpikir ‘Jika saya saya sukses, maka akan memiliki peluang.

“Anda tidak pernah membayangkan biaya ketenaran akan menjadi kerugian total privasi. Itu tidak terhitung. SUngguh beban bagi siapa pun. Itu tidak terduga dan saya tidak pernah menikmatinya. Anda bisa mendapatkan meja yang Anda inginkan di restoran. Anda mendapat janji dengan dokter. Namun, apa itu setimpal? Tidak sama sekali,” terangnya

5. Jessica Alba

Ibu dari tiga anak ini begitu marah kepada media saat para jurnalis membocorkan kisah pertunangannya sebelum sempat memberi tahu orangtuanya terlebih dahulu.

“Kami berencana mengajak makan malam dan memberi tahu mereka, tapi itu hancur. Saya lebih terluka, mungkin dari apa pun. Ini bukan pertama kalinya hal seperti itu terjadi. Jurnalis merasa berhak melakukan apa pun untuk mendapatkan berita sensasional, tidak peduli bagaimana hal itu memengaruhi orang yang terlibat.”

6. Bruno Mars

Penyanyi yang pernah ditolak karena stereotip oleh pembuat keputusan di industri musik Amerika ini berharap bisa fokus pada keahliannya membuat musik.