Ubedilah: Penanganan Banjir Era Anies Jauh Lebih Sistematik dan Terarah

  • Whatsapp
Ubedilah Badrun (Foto: Thomi/barisan.co)

BARISAN.CO – Banjir yang melanda beberapa kawasan di Jakarta beberapa hari terakhir telah mengalami penurunan dari berbagai segi dibandingkan banjir yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (CESPELS), Ubedilah Badrun menilai, penanganan Guberbur Anies Baswedan lebih sistemik dan terarah, jika melihat data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Bacaan Lainnya

“Dalam urusan penanggulangan banjir ini nampaknya cara Anies Baswedan jauh lebih sistemik dan terarah,” kata Ubedilah Badrun dikutip dari RMOL, Minggu (21/2/2021).

Dibandingkan dengan tahun 2015, atau saat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memimpin Jakarta menggantikan Jokowi yang maju sebagai presiden, jumlah RW yang tergenang saat ini menurun drastis.

Sebelumnya, dilansir dari akun Twitter resmi @DKIJakarta, Pemprov DKI Jakarta menyatakan, banjir yang terjadi pada Sabtu (20/2/2021) kemarin memiliki luas area tergenang paling sedikit dibandingkan banjir pada tahun sebelumnya. Banjir hanya menggenangi wilayah 4 km persegi dengan jumlah rukun warga RW yang terdampak sebanyak 113.

BPBD mencatat bahwa Februari tahun 2015, sebanyak 702 RW tergenang usai hujan dengan curah 277 mm/hari mengguyur. Sementara pada Februari 2021, RW yang tergenang hanya 113.

Dari data tersebut, Ubedilah menilai Anies lebih layak mengucap bahwa dirinya mampu memberi solusi banjir Jakarta jika jadi presiden ketimbang Jokowi.

“Jika ditanya apakah dengan begitu Anies Baswedan lebih layak jadi calon Presiden 2024? Saya kira jawabannya jauh lebih layak karena kemampuan leadershipnya yang jauh lebih matang dan sistemik dalam mengatasi banjir,” ujar analisis sosial politik dari Universitas Negeri Jakara (UNJ) ini.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta beserta jajaran hingga saat ini terus berupaya cepat tanggap agar genangan dan banjir bisa segera diatasi dengan prioritas keselamatan warga Jakarta.

Untuk memantau lokasi titik banjir, masyarakat dapat melihat pengamatan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) milik Pemprov DKI Jakarta. []

Pos terkait