BARISAN.CO – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Genzi menggelar kegiatan Genzi Bright Future 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Kalireyeng, Kebondalem, Kabupaten Kendal, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan lomba baca puisi dan menyanyikan tembang dolanan sebagai upaya mendorong kreativitas, pelestarian budaya, serta keberanian berekspresi di kalangan anak-anak.
Acara tersebut diikuti puluhan peserta anak dan dinilai oleh sejumlah pegiat seni serta tenaga pendidik di Kabupaten Kendal.
Mereka adalah Akhmad Sofyan Hadi, penggiat teater sekaligus guru MTs, Surati dan Dyah Al Hidayah yang aktif di komunitas Membaca Nyaring (Read Aloud), serta Heidy Hapsari, guru SMP Negeri 1 Pegandon.
Genzi Bright Future menjadi penyelenggaraan tahun kedua yang digagas TBM Genzi. Selain mengelola taman bacaan dan kursus bagi anak-anak, TBM Genzi secara rutin menghadirkan berbagai kegiatan edukatif sebagai ruang pengembangan minat, bakat, dan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, TBM Genzi berupaya mewujudkan visinya sebagai wadah yang mampu menginspirasi, menggali, dan menyalurkan potensi kreatif anak secara kompetitif, suportif, dan menyenangkan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk generasi yang berkarakter, mencintai budaya, serta berani tampil dan berekspresi melalui seni.
Owner TBM Genzi, Khalyun Dwi Kusumaningrum atau Ayun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan ruang ekspresi yang positif bagi anak-anak.
Menurutnya, lomba tidak hanya mengasah kemampuan seni, tetapi juga membangun rasa percaya diri, sportivitas, dan mental anak dalam berkompetisi.
Salah seorang dewan juri, Akhmad Sofyan Hadi, mengapresiasi konsistensi TBM Genzi dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi anak-anak di Kabupaten Kendal.
Menurutnya, kegiatan yang digagas secara mandiri seperti Genzi Bright Future masih tergolong langka, namun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga menilai lomba baca puisi dan tembang dolanan tetap mampu menarik minat anak-anak meski berada di tengah derasnya pengaruh penggunaan gawai.
Karena itu, kegiatan seperti ini dinilai penting sebagai upaya menjaga kecintaan anak terhadap sastra, seni, dan budaya lokal.
Ayun turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Genzi Bright Future 2026.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para juri, panitia, relawan, sponsor, serta para pegiat literasi yang telah berkontribusi, termasuk pemberian buku sebagai hadiah bagi para pemenang.
Melalui Genzi Bright Future, TBM Genzi berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan ruang belajar, berkarya, dan berekspresi bagi anak-anak sebagai bekal menuju generasi yang kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya Indonesia. []









