Kesehatan

Bahaya Tidur Sambil Mendengarkan Musik atau TV Menyala

Alfin Hidayat
×

Bahaya Tidur Sambil Mendengarkan Musik atau TV Menyala

Sebarkan artikel ini
Tidur televisi
Photo by KoolShooters on pexels

BARISAN.CO – Terkadang seseorang memiliki kebiasaan sebelum tidur mendengarkan musik atau menonton televisi. Sedangkan aktivitas tidur ada beberapa hal seperti waktunya istirahat, karena capek atau ingin sekadar rehat sebentar.

Pada saat tidur, pada tubuh seseorang tidak banyak diketahui oleh orang lain. Karena tidur merupakan penataan kembali metabolism tubuh dan regenerasi sel-sel tubuh agar badan lebih sehat dan segar kembali.

Lantas untuk mendapatkan tidur yang baik dan berkualitas?. Hal yang pertama biasa dilakukan yakni dengan cara mematikan atau memadamkan lampu kamar. Sementara itu waktu yang baik kisaran pukul 9 malam.

Proses tidur yang baik dan nyaman ini supaya mendapatkan hormon melatonin secara maksimal. Hormon Melatonin merupakan zat yang dihasilkan oleh kelenjar pineal didalam otak yang pembentukannya dipicu oleh gelap dan berfungsi mengatur bioritme atau irama tubuh dalam hal pengaturan tidur.

Hormon Melatonim memiliki kadar paling tinggi ditemukan menjelang pagi hari sekitar jam 02.00 – 04.00 dan paling rendah di sore hari.

Waktu pagi ini juga menjawab pertanyaan, kenapa orang semakin bertambah usia semakin sedikit tidurnya? Oleh sebab secara alamiah, produksi hormon melatonin ini juga akan mengalami penurunan, sejalan dengan pertambahan usia manusia.

Penurunan yang drastis biasanya terjadi sekitar usia 40 tahun sehingga dengan menurunnya hormon ini maka kualitas tidurpun akan menurun dan sering berefek pada kesulitan tidur. Manfaat lain melatonin adalah sebagai anti oksidan yang larut dalam lemak dan air, meningkatkan imun tubuh menimbulkan relaksasi otot dan membantu meningkatkan mood dan menghilangkan ketegangan.

Jadi sebaiknya kalau tidur lampu dimatikan agar bisa memaksimalkan produksi melatonin. Memang, ada sebagian orang yang merasa tidak nyaman, atau bahkan tidak dapat tidur pada kondisi gelap.

Namun jika melihat manfaat atau dampaknya, hal ini perlu diperhatikan juga. Antara lain dengan tidak tidur di bawah pencahayaan langsung (dari lampu kamar), terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Kondisi otak

Dampak dari pencahayaan ini, juga berpengaruh pada aktitas lain seperti menonton televisi atau kalau sekarang nonton YouTube. Juga kebiasaan tidur dengan mendengarkan musik sampai tertidur.

Atau membiarkan lampu di ruangan menyala terang, memang sulit dihilangkan dan menurut sebagian orang kondisi seperti itu membuat mereka menjadi lebih cepat tertidur. Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress). Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman.

Penjelasan

Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh.

Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, televisi dalam keadaan hidup atau lampu ruangan sedang menyala terang.

Maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indra pendengaran dan penglihatan kita. Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga dan gelombang cahaya tetap dapat menembus kelopak mata dan diterima oleh retina dan lensa mata.[Luk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *